web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Pemkab Pangandaran Tetapkan Status Tanggap Darurat
    net

    Pemkab Pangandaran Tetapkan Status Tanggap Darurat

    • Selasa, 11 Oktober 2016 | 12:33:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Pangandaran - Pemkab Pangandaran menetapkan tanggap darurat bencana di wilayah Pangandaran menyusul terjadinya bencana banjir dan longsor. Bencana kali ini dinilai hampir terjadi di semua wilayah Kabupaten Pangandaran.

    “Kami sudah menetapkan kondisi tanggap darurat bencana dan ini berlaku hingga waktu yang belum ditentukan,” kata Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata, Senin (10/10/2016).

    Jeje menilai dengan diberlakukannya tanggap darurat ini maka nantinya ada beberapa penggunaan dana tak terduga untuk penanganannya. Status tanggap darurat itu akan diberlakukan hingga waktu yang belum ditentukan dan baru akan dicabut ketika kondisinya sudah memungkinkan.

    Selama masa tanggap darurat, dirinya mengimbau semua camat di Kabupaten Pangandaran gar tetap waspada dan siaga. Mereka diperintahkan untuk selalu memantau dan mengawasi daerahnya masing-masing terutama bagi daerah langganan banjir seperti Kecamatan Kalipucang dan Padaherang.

    "Semua camat harus konsentrasi di daerah masing-masing. Inventarisasi kali yang sering banjir. Buat pos kesehatan di kecamatan masing-masing," sebutnya.

    Selain menyiagakan para camat, para relawan juga diminta untuk siaga dan tetap waspada di daerah bencana. Supaya jika bencana terjadi nantinya langsung dapat ditangani termasuk juga kesiapsiagaan dapur umum agar dapat memenuhi kebutuhan para pengungsi banjir.

    “Semua pihak harus waspada dan mengantisipasi jika sewaktu-waktu terjadi bencana alam,” tegasnya. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    2 Petani Meninggal, Penggunaan Pestisida Diawasi
    Akses Jalan ke Gunung Padang di Cianjur Ditambah
    Hotel dan Apartemen Dibangun di Kertajati Aerocity
    BNPB Beri Rp 200 Juta Bagi Tanggap Darurat
    Kerap Dikriminalisasi, Perda Lindungi Guru Dibuat
    Berita Terdahulu

    Editorial