web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Jembatan Ketapang Putus, Akses Jabar-Jateng Lumpuh
    net

    Jembatan Ketapang Putus, Akses Jabar-Jateng Lumpuh

    • Senin, 10 Oktober 2016 | 20:58:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Banjar - Jembatan Ketapang di Kecamtan Purwaharja, Kota Banjar, penghubung antara Jabar dan Jateng putus menyusul amblesnya badan jalan, Senin (10/10/2016). Akibat putusnya jembatan tersebut maka jalur utama lintas selatan itu kemudian dialihkan ke jalur lain.

    Seluruh badan jalan sepanjang 16 meter, ambles setelah habis terkikis aliran air Sungai Cicapar yang mengalir di bawah jembatan.

    Amblesnya jembatan tersebut diawali dengan turunnya hujan sejak Sabtu hingga Minggu (8-9/10/2016). Luapan air Sungai Cicapar yang lebarnya tidak lebih dari 3 meter itu, tidak mengalir ke Sungai Citanduy. Hal itu disebabkan dua buah gorong-gorong di bawah badan jembatan tersumbat sampah. Akibat hal itu lama kelamaan maka seluruh badan jalan sepanjang 16 meter tersebut akhirnya amblas.

    Kapolres Kota Banjar Novri Turangga menerangkan akibat amblesnya badan Jembatan Ketapang yang mengakibatkan putusnya jalur utama lintas selatan, arus lalu lintas dari kedua arah dialihkan. Kendaraan yang melaju dari arah timur maupun barat, dialihkan masuk Kota Banjar.

    "Kendaraan dari arah Jawa Tengah dialihkan melalui Parungsari ke kiri lewat Alun-alun dan keluar lewat Parunglesang, atau jembatan baru, demikian sebaliknya. Sementara untuk kendaraan berat, tronton dialihkan melalui jalur alternatif, Cimaragas, Kabupaten Ciamis," terangnya.

    Wali Kota Banjar Ade Uu Sukaesih meminta agar jembatan Ketapang dapat segera diperbaiki. Pihaknya juga mengungkapkan sudah mengajukan permohonan perbaikan hingga beberapa kali akan tetapi sampai saat ini belum direalisasikan.

    "Semoga pihak yang berwenang dapat segera memerbaiki jembatan ini karena fungsinya sangat vital,” ucapnya. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Menko PMK Minta Penyusunan Buku Dicek dan Ricek
    Jangan Bebani Pasien Darurat dengan Administrasi
    SKB Program padat Karya Ditandatangani 15 Desember
    RS Siap Tangani Lonjakan Pasien KLB Difteri
    Data Penerima Bansos Diserahkan ke Bank Penyalur
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Advertisement On Google