web stats service from statcounter

Hot News

  • Kapten Persib Optimistis Lolos Fase Grup
    Kapten Persib Optimistis Lolos Fase Grup
    • 25 Januari 2017 | 01:06:00 WIB

    PERSIB berada di Grup 3 pada babak penyisihan Piala Presiden 2017 bersama PSM Makassar, Persiba Balikpapan, dan Persela Lamongan.

Inspirasi

    Granat Kuno dari Abad 11 Ditemukan

    Granat Kuno dari Abad 11 Ditemukan

    • Senin, 10 Oktober 2016 | 10:43:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews – Salah satu alat peledak yang telah ada sejak ratusan tahun lalu adalah granat. Belum lama ini, tim arkeolog Israel Antiquities Authority (IAA) mendapatkan sumbangan artefak berharga oleh satu keluarga yang tinggal di Hadera, berupa granat kuno berasal dari abad ke-11 Masehi.

    Granat kuno tersebut merupakan milik Marcel Mazlia, pegawai Pembangkit Listrik Rabin Orot, Hadera, Israel. Setelah Marcel meninggal dunia, keluarganya memilah barang-barang peninggalan dan menemukan koleksi artefak kuno.

    IAA menyatakan, granat itu umum di kawasan Palestina selama Perang Salib antara abad ke-11 hingga 13, dan sampai era Mamluk dari abad ke-13 ke abad 16. Selain granat, arkeolog juga mendapati artefak logam berusia 3.500 tahun.

    Dari koleksi tersebut ditemukan artefak asli yang mungkin hilang dari kapal pedagang logam di beberapa titik di masa lalu. Para arkeolog percaya artefak logam (sebagian besar berupa dekorasi), jatuh ke laut dari kapal pedagang logam pada periode Islam awal (638- 1099 M). "Barang-barang itu tampaknya diproduksi di Suriah dan dibawa ke Israel," kata Ayala Lester, kurator dari IAA dalam sebuah pernyataan.

    Meski masih digunakan sebagai senjata pada abad 21 saat ini, granat memiliki sejarah panjang. Granat pertama kali digunakan oleh tentara Kekaisaran Bizantium pada abad ke-7 Masehi. Granat itu terbuat dari tanah liat yang diisi bahan mudah terbakar. Cara menggunakannya pun sama, dilemparkan kea rah musuh.

    Pada abad ke-11-12 Masehi, menciptakan granat dari kaca. Setelah mesiu ditemukan, granat makin berkembang dan mematikan. Jika pada masa Bizantium, granat sekadar melukai, tapi setelah ada mesiu, granat bisa membunuh manusia, bahkan menghancurkan kapal dan kendaraan.

    Granat makin berkembang pada abad ke-14. Senjata peledak itu telah terbuat dari besi. Tentara Kaisar Napoleon meraih kejayaan di berbagai pertempuran berkat senjata granat. (*)

    Oleh: akbar aulia / bar

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Menakjubkan, Nam Susun Seimbang Semua Benda
    5.000 Jejak Dinosaurus di Cal Orcko
    Kelak, Gigi Berlubang Bisa Menutup Sendiri
    Daging Buatan Tanpa Menyembelih Hewan
    Ajaib, Bayi Hidupkan Ibu yang Meninggal
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Harapan Baru di Tahun Baru
      Harapan Baru di Tahun Baru

      HARI Minggu bertepatan dengan tanggal 1 Januari 2017, hampir seluruh umat manusia di dunia ini merayakan malam pergantian tahun atau dikenal dengan malam Tahun Baru.