web stats service from statcounter

Hot News

  • Manajer Persib Tanggung Pengobatan Ricko
    Manajer Persib Tanggung Pengobatan Ricko
    • 24 Juli 2017 | 23:09:00 WIB

    UMUH Muchtar akan menanggung biaya pengobatan Ricko Andrean, bobotoh yang jadi korban pengeroyokan saat laga Persib kontra Persija, Sabtu (22/7/2017).

Inspirasi

    Leluhur Manusia Diduga dari Kalimantan

    Leluhur Manusia Diduga dari Kalimantan

    • Senin, 10 Oktober 2016 | 10:38:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews – Pada 1958, tim arkelog menemukan fosil tengkorak manusia modern berusia 33.000 tahun di sebuah gua yang disebut sebagai Hell Trench (Parit Neraka) sebelah barat Gua Niah, Kalimantan. Fosil tengkorak manusia modern itu semula diduga remaja berjenis kelamin laki-laki.

    Pada 1958, antropolog Inggris terkemuka Don Brothwell menyimpulkan bahwa Deep Skull merupakan leluhur manusia atau memiliki hubungan dekat dengan manusia Australia asli, seperti Tasmanians.

    Namun berdasarkan studi ilmiah terbaru yang hasilnya diterbitkan dalam jurnal Frontiers in Ecology and Evolution, pandangan Don Brothwell itu disangkal. “Analisis kami menjungkirbalikkan pandangan tentang sejarah awal daerah ini (Kalimantan),” kata Darren Curnoe, seorang peneliti dari Universitas New South Wales, Australia.

    Para ilmuwan yang terlibat dalam penelitian terbaru itu, yakin, berdasarkan temuan fosil yang diberi nama Deep Skull tersebut, adalah manusia asli Kalimantan. Artinya, manusia modern telah menyebar di seluruh benua, baik di Asia, Eropa, maupun Australia. Di Eropa, manusia modern disebut Homo Neanderthalensis di Eropa.

    Temuan itu juga menguatkan bahwa Pulau Kalimantan telah didiami manusia modern secara konsisten sejak puluhan ribu tahun lalu. Mereka bukan manusia dari Australia asli atau Tasmanians dan Papua Nugini. “Deep Skull bukan remaja pria, tapi tengkorak tersebut milik seorang wanita tua,” ujar Darren.

    Namun keberadaan manusia asli perlahan tapi pasti mulai tergeser atau berasmilasi dengan para pendatang dari China Selatan yang bermigrasi ke Asia Tenggara.Yang pasti selama ini, Deep Skull telah menjadi potongan kunci yang membuktikan hipotesis migrasi. “Pemikiran Brothwell telah berpengaruh tapi sebagian besar belum teruji. Jadi kami ingin melihat kebenaran setelah enam dekade hipotesis tersebut,” tandas dia. (*)

    Oleh: akbar aulia / bar

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Berita Lainnya
    Suami Paksa Aborsi 4 Kali, Istri Tewas
    Pelari Ini Menang Adu Cepat Lawan Jet Tempur
    Gara-gara Meme, Winnie the Pooh Disensor
    Perempuan Ini Hancurkan Karya Seni Rp2,6 M
    Dunia Berlomba Buat Kapal Kargo Otonom
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Selamat Hari Raya Idul Fitri
      Selamat Hari Raya Idul Fitri

      DENGAN rasa suka cita dan senang, kita menyambut Hari Kemenangan, bercampur sedih, karena kita ditinggalkan bulan Ramadan yang penuh berkah.