web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Izin Galian C di Garut akan Dikaji Ulang
    net

    Izin Galian C di Garut akan Dikaji Ulang

    JuaraNews, Garut - Pemprov Jabar berencana akan mengevaluasi izin eksplorasi tambang galian C yang berada di Kabupaten Garut. Evaluasi harus dilakukan menyusul banyaknya laporan kalau galian C yang saat ini beroperasi melakukan eksploitasi.

    "Kalau izinnya hanya sebatas eksplorasi maka tidak boleh mengeksploitasi, maka dari itu keberadaan galian C di Garut akan kami coba evaluasi," ungkap Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heriyawan kepada wartawan di Pondok Pesantren Darul Arqom, Jalan Raya Cilawu, Kabupaten Garut, Sabtu (8/10/2016).

    Aher mengatakan dilihat dari tata ruang lokasi galian C tersebut sudah sesuai. Namun pihaknya akan mempertimbangkan kembali izin tersebut dengan adanya keberatan yang disampaikan Pemkab Garut.

    Menurutnya selama ini izin yang sudah dikeluarkan Provinsi Jawa Barat untuk galian C, hanya untuk eksplorasi bukan eksploitasi. Namun jika para pengusaha melakukan eksploitasi pasir, maka izin yang sudah diterbitkan akan dipertimbangkan kembali. "Jadi tidak menutup kemungkinan izinnya pun akan kami cabut jika melanggar," tegasnya.

    Sebelumnya pascabanjir bandang yang terjadi di Kabupaten Garut, pada Selasa (20/9/2016), Bupati Garut Rudy Gunawan berang dengan adanya tudingan pengrusakan hutan. Dirinya bahkan menuding Provinsi Jawa Barat telah mengeluarkan izin bagi para pengusaha tambang untuk mengeksploitasi pasir, seperti yang terjadi di Kecamatan Leles dan Banyuresmi. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Berita Lainnya
    Wacana Pembentukan Sumedang Barat Menguat
    Mayat Misterius Ditemukan di Perkebunan Teh
    Rem Blong, Truk Seruduk Motor Ibu dan Anak Tewas
    Tersangkut Jaring Saat Melaut Nelayan Tewas
    Pedagang Tolak Tempati Pasar Modern Limbangan
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Selamat Hari Raya Idul Fitri
      Selamat Hari Raya Idul Fitri

      DENGAN rasa suka cita dan senang, kita menyambut Hari Kemenangan, bercampur sedih, karena kita ditinggalkan bulan Ramadan yang penuh berkah.