web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Orang Tua Kembar Siam Tak Kuasa Menahan Haru
    net

    Orang Tua Kembar Siam Tak Kuasa Menahan Haru

    JuaraNews, Ciamis – Kedua orang tua dari pasangan kembar siam Gesya dan Gisya tak kuasa menahan haru dan kesedihannya saat tiba di lokasi pemakaman. Itu terjadi saat pemakaman Gesya Ummaya Ramadani di permakaman umum Panoongan, Kecamatan/Kabupaten Ciamis, Jumat (7/10/2016).

    "Saya ikhlas atas kepergian Gesya, adiknya Gisya. Sejak operasi pemisahan, kondisi kesehatannya memang lemah," tutur Syarif Maulana.

    Pascaoperasi pemisahan dari kembarannya Gisya Bizanty Ramadani di RSHS Bandung, kondisi kesehatan Gesya terus menurun hingga akhirnya meninggal. Anak pasangan suami istri Syarif Maulana (24) dan Gina Gantina (19), warga RT 04/RW 16 Lingkungan Panoongan, meninggal sepuluh hari setelah operasi pemisahan yang berlangsung, Selasa (27/9/2016).

    Gesya yang oleh orang tuanya ditetapkan sebagai adiknya Gisya, meninggal pada hari Jumat (7/10/2016) sekitar pukul 06.00 WIB. Sedangkan kembar siamnya Gisya Bizanty Ramadani yang masih ada di RSHS Bandung, kondisi kesehatannya semakin membaik.

    Gesya yang dibopong oleh kerabat diiringi kedua orang tuanya beserta kerabat dan tetangganya langsung disalati di masjid dekat rumahnya. Kemudian sekitar pukul 14.30 WIB Gesya dimakamkan di permakaman umum Panoongan. Beberapa kerabat dan tetangga tidak kuasa menahan jatuhnya air mata. Keadaan semakin mengharukan ketika Gesya dimasukkan ke tempat peristirahatan terakhirnya.

    “Saya di sini pun tidak lama karena harus langsung kembali ke Bandung untuk menjaga Gisya,” pungkasnya. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Emil: RPJMD Kumpulan Aspirasi Warga Jabar
    Walhi Jabar Nilai Musrenbang RPJMD Cacat Subtansi
    Jabar Pererat Kerja Sama dengan Wallonia
    Jabar akan Miliki Badan Ekonomi Kreatif Daerah
    Ineu Dinobatkan sebagai Champion Gender 2018
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Advertisement On Google