web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    APK Paslon Marak,Satpol PP Tunggu Instruksi Panwas
    net

    APK Paslon Marak,Satpol PP Tunggu Instruksi Panwas

    JuaraNews, Tasikmalaya – Satpol PP Kota Tasikmalaya masih menunggu instruksi dari panitia pengawas pemilu (Panwaslu) untuk menertibkan Alat Peraga Kampanye (APK) ilegal.

    Pasalnya saat ini sudah marak APK pasangan calon yang maju pada Pilkada Tasikmalaya 2017 tersebar di berbagai titik.

     “Kami masih menunggu instruksi dari Panswas di titik-titik mana saja APK ilegal itu dipasang dan harus ditertibkan,” kata Kepala Satpol PP Kota Tasikmalaya Asep MP, Jumat (7/10/2016).

    Rekomendasi Panwaslu terkait untuk penertiban sudah ada akan tetapi tidak membahas sedetil untuk pelaksanaannya. Seperti pengerahan personilnya berapa? operasionalnya bagaimana? Karena yang memiliki kewenangan untuk itu kan di Panwas.

    “Dasarnya kami bergerak melalui surat rekomendasi dari Panwas dan itu tentunya harus jelas," sambungnya.

    Sementara itu, Ketua Panwaslu Kota Tasikmalaya Ede Supriadi mengatakan, sampai hari ini belum bisa diputuskan kapan akan melakukan penertiban. Sebab perlu ada koordinasi lintas sektor untuk eksekusi APK ilegal yang sudah marak di lapangan.

    "Inginnya sih kami secepatnya alat peraga itu ditertibkan karena memang melanggar ketentuan. Nanti kan ada masa kampanye, di situ waktu untuk melakukan sosialisasi dan kampanye secara resmi," tuturnya.

    Pihaknya mengaku sudah dibuat geram dengan maraknya alat peraga tersebut. Surat pun sudah dikirimkan kepada bakal calon dan partai untuk membersihkan alat peraga sebelum dicabut paksa. Namun kenyataan di lapangan alat sosialisasi berbentuk spanduk, baligo masih belum diturunkan. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    17 Kukang Jawa Dilepasliarkan di TNGC Majalengka
    Rumah Pelaku Teror Jakarta di Garut Terus Diawasi
    Demi Jabar Selatan, Aher Janji Terus Benahi Jalan
    Cabuli Anak Di Bawah Umur, Warga Tasik Dibui
    Uu Geram, Sidak Harpitnas Temukan 50% PNS Bolos
    Berita Terdahulu