web stats service from statcounter

Hot News

  • Tekad Melanjutkan Tren Positif
    Tekad Melanjutkan Tren Positif
    • 24 September 2017 | 06:55:00 WIB

    LAGA antara Persib menjamu Bhayangkara FC di Stadion si Jalak Harupat, Minggu (24/9/2017) sore ini, bakal menjadi pembuktian bagi kedua tim.

Inspirasi

    Disdukcapil Antisipasi Adanya Blanko E-KTP Palsu
    net

    Disdukcapil Antisipasi Adanya Blanko E-KTP Palsu

    JuaraNews, Karawang – Hingga kini sekitar 20 ribu warga Kabupaten Karawang belum melakukan perekaman e-KTP. Padahal Pemkab Karawang telah menyosialisasikan agar masyarakat memiliki e-KTP segera mungkin sesuai dengan intruksi dari Kemendagri.

    "Kami sudah memerintahkan kecamatan untuk melakukan pendataan yang belum melakukan perekaman, dari data yang terhimpun tersebut, perkiraan dari 2,9 juta warga Karawang sekitar 20 ribu warga belum melakukan perekaman," ungkap Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Karawang Yudi Yudiawan, Kamis (6/10/2016).

    Yudi menyebutkan upaya pendataan tersebut dilakukan untuk mendorong warga untuk segera memiliki e-KTP. Pihaknya pun sudah membuka pelayanan perekaman di hari Sabtu dan Minggu.

    Akan tetapi upaya percepatan perekaman itu terbentur oleh kendala teknis yakni habisnya blanko e-KTP di Kemendagri. Akibatnya saat ini masyarakat belum dapat memiliki e-KTP hingga bulan November, sesuai dengan Surat Edaran Nomor 471.13/10231/Dukcapil Perihal Format Surat Keterangan Pengganti e-KTP oleh Kementerian Dalam Negeri.

    Pengeluaran penerbitan tersebut sempat membuat masyarakat Karawang kecewa. Namun setelah pihaknya menjelaskan situasi keadaan blanko habis, warga dapat menerima. Pihaknya juga akan mengirimkan surat edaran dari Bupati, berkaitan adanya Surat Keterangan Pengganti e-KTP kepada beberapa instansi seperti BPMPD, KPU, Perbankan, Kantor Imigrasi, Kepolisian, Asuransi,BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan, serta Departemen Agama.

    "Sementara bagi warga yang baru mendapatkan surat pengganti e-KTP, wajib kembali menukarnya kembali dengan blanko asli dengan batas waktu selama enam bulan. Hal itu untuk menghindari adanya e-KTP palsu yang saat ini mulai muncul di beberapa daerah lainnya," ucapnya. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Waspadai Perdagangan Anak di Situs Lelang Perawan
    Kemarau, Sejumlah Mata Air di Karawang Mengering
    Tiang Penyangga Jembatan  Roboh Satu Pekerja Tewas
    Pascakebakaran Pedagang Pasar Leles Berjualan Lagi
    Wali Kota Persilahkan Selidiki Kasus Proyek Pasar
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Advertisement On Google