web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Sering Meresahkan, Macan Tutul Masuk Perangkap
    net

    Sering Meresahkan, Macan Tutul Masuk Perangkap

    JuaraNews, Ciamis - Seekor macan tutul di Gunung Sawal di wilayah Kabupaten Ciamis berhasil ditangkap oleh warga, Kamis (6/10/2016). Macan tutul jawa berjenis kelamin jantan tersebut masuk perangkap yang dipasang Blok Sindangwangi, Desa Cikupa, Kecamatan Lumbung, Kabupaten Ciamis.

    Perangkap tersebut dipasang tidak jauh dari kandang ayam milik Sardi, warga RT 05/RW 03 Dusun Cikupa, yang sengaja dipasang karena kesal warga sering kehilangan hewan ternaknya yang diduga dimangsa oleh macan tutul tersebut. Diperkirakan macan tutul itu baru berumur dua tahun, memiliki panjang 2 meter dari kepala hingga ekor. Tinggi badan 75 sentimeter dan berat sekitar 50 kilogram.

    "Warga di sini resah sehingga akhirnya memasang perangkat dan didapati seekor macan tutul itu,” kata salah seorang warga Asep.

    Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Ciamis Untung dan Kepala Resor Wilayah XIX Gunung Sawal BKSDA Wilayah III Ciamis Warid mengatakan secepatnya pihaknya akan mengevakuasi macan tutul tersebut. Apabila terlampau lama tidak mendapat penanganan dikhawatirkan kondisi binatang tersebut akan sakit dan lemah. Dia merencanakan macan itu akan diserahkan ke lembaga konservasi di Cikembulan Garut untuk penanganan selanjutnya.

    "Macan termasuk binatang yang dilindungi, sehingga harus dikembalikan ke negara. Kami berupaya secepatnya agar macan tersebut diamankan untuk diperiksa dan dikembalikan ke habitat aslinya agar tidak punah,” tuturnya. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Berita Lainnya
    Sopir-Kernet Tewas Tergencet Saat Truk Tabrakan
    Kontak Tani Minta Jumlah Kelompok Tani Didata Lagi
    Avanza Tubruk Truk, 2 Tewas 1 Kritis
     Berteduh di Warung, Warga Tewas Tersambar Petir
    Kuras Sumur Warga Malah Temukan Mortir Aktif
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Selamat Hari Raya Idul Fitri
      Selamat Hari Raya Idul Fitri

      DENGAN rasa suka cita dan senang, kita menyambut Hari Kemenangan, bercampur sedih, karena kita ditinggalkan bulan Ramadan yang penuh berkah.