web stats service from statcounter

Hot News


  • Plt Ketum PSSI Joko Driyono Resmi Ditahan
    Plt Ketum PSSI Joko Driyono Resmi Ditahan
    • 26 Maret 2019 | 02:59:00 WIB

    SATGAS Anti Mafia Bola Polri resmi menahan mantan Plt Ketim PSSI Joko Driyono, tersangka kasus dugaan pengaturan skor, Senin (25/3/2019).

Inspirasi


  • Menikah dan Perjuangan
    Menikah dan Perjuangan

    SUAMI dan istri yang sudah menikah, semakin lama komunikasi yang terjadi kurang harmonis.

    Tak Punya Alat, Deteksi Bencana Dilakukan Manual
    net

    Tak Punya Alat, Deteksi Bencana Dilakukan Manual

    JuaraNews, Karawang – Meskipun Kabupaten Karawang merupakan daerah rawan bencana namun Pemkab Karawang belum memiliki alat deteksi dini bencana. Alhasil deteksi dini bencana itu masih dilakukan secara manual.

    “Karena belum punya alat deteksi dini bencana yang modern maka deteksi dini bencana itu masih dilakukan secara manual,” ungkap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang Asip Suhendar.

    Guna mendeteksi terjadinya bencana seperti banjir dan longsor, pihaknya hanya memantau dan melakukan penghitungan TMA (tinggi muka air) milik PJT2 (perusahaan jasa tirta II) di tiga titik. Yaitu di TMA Bendung Walahar, Kedunggede, dan Sypon Cibeet.

    Berdasarkan data TMA itu, pihaknya akan menghitung secara manual kecepatan debit air yang akan mengalir masuk ke dalam kawasan rawan banjir. Dari penghitungan tersebut, baru dilakukan upaya antisipasi banjir di wilayah-wilayah yang rawan terdampak.

    "Seperti contohnya akan dating banjir ke wilayah Batujaya dalam satu jam, maka kami akan segera memberi peringatakan kepada warga sebelum banjir itu dating,” tuturnya.

    Pemantuan banjir pada daerah aliran sungai (DAS) juga dilakukan secara manual, yakni memeriksa kondisi tanggul dengan cara menyusuri tanggul tersebut. Jika ditemukan adanya tanggul yang rawan jebol maka langsung dilakuakn tindakan antisipasi.

    Sedangkan untuk bencana longsor, Asip mengaku jika pihaknya sama sekali belum memiliki alat deteksi bencana. "Kalau untuk bencana longsor belum ada alat deteksi sama sekali karena baru akan dianggarkan di APBD,” tandasnya. (*)

    yan

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Plt Ketum PSSI Joko Driyono Resmi Ditahan
    Polda, TNI  gelar Deklarasi Damai Pemilu 2019
     Proyek Infrastruktur Ditarget Rampung pada 2023
    Bahas TAP Jabar, DPRD Kembali Undang Pemprov
    Jumlah Mahasiswa Baru Jalur SNMPTN 2019 Turun

    Editorial


    • Gong Xi Fa Chai
      Gong Xi Fa Chai

      SELASA (15/2/209) ini merupakan hari istimewa bagi orang-orang Tionghoa atau keturunan China di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.