web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    100 Tahun Lagi, Manusia Bentuk Koloni di Mars

    100 Tahun Lagi, Manusia Bentuk Koloni di Mars

    JuaraNews – Planet Mars tak pernah habis untuk dibahas. Manusia penasaran dengan planet merah yang konon pernah terdapat air dan oksigen sehingga ada kemungkinan pernah jadi tempat tinggal makhluk hidup.

    Belum lama ini, Elon Musk, ilmuwan dan pendiri SpaceX, melontarkan pernyataan ambisius tentang rencana membangun permukiman manusia di Mars. Rencana besar itu, kata Elon, kemungkinan akan terwujud 40 atau 100 tahun mendatang.

    “Jika itu benar-benar terwujud, berarti Mars akan menjadi rumah bagi jutaan manusia. Tapi ini bukan berarti semua manusia pindah ke Mars melainkan membuat manusia menjadi spesies multiplanet,” kata Elon saat tampil sebagai pembicara di International Astronautical Congress di Guadalajara, Meksiko, beberapa waktu lalu.

    Menurut Elon, masa depan manusia akan terbagi menjadi dua arah. Pertama, manusia menjadi spesies multiplanet dan mampu menjalajahi antariksa dan kedua, terjebak di satu planet hingga peristiwa kepunahan massal terjad. “Bagi saya pilihan jatuh kepada opsi pertama agar kita lebih bersemangat dan terinspirasi dengan masa depan,” ujar dia.

    Elon mengemukakan, melihat teknologi antariksa saat ini, kemungkinan besar manusia mulai terbang perdana ke Mars pada pertengahan 2020. Armada untuk ke Mars dimulai menggunakan roket raksasa setinggi 61 meter bernama Interplanetary Transport System. Pesawat ini diisi oleh astronaut dan diluncurkan ke orbit dengan kecepatan 8,65 km/jam dari Kennedy Space Center di Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat.

    Selama perjalanan, pesawat Interplanetary Transport System itu akan mengumpulkan energi Matahari menggunakan panel surya. Selain digunakan, sebagian energi disimpan untuk persediaan selama berada di Planet Mars.  “Armada kolonial Mars akan pergi secara massal,” tutur Elon.

    Dia menyatakan, setelah mendaratkan pesawat ruang angkasa pembawa kargo tanpa awak di Mars yang dimulai dengan kapsul Red Dragon pada 2018, fase kolonisasi manusia bisa dimulai. Pesawat kargo itu mengangkut baha bakar dan persediaan makanan.

    Pemukim pertama Mars akan menggali permukaan dan mengambil es terpendam di planet itu untuk dijadikan sumber air dan membuat bahan bakar krio-metana. “Memang bukan hal mudah untuk mendesain pesawat luar angkasa yang tahan dari panas ketika menembus atmosfer Mars. Apalagi setelah mendarat dan mengisi bahan bakar, pesawat ini harus kembali ke Bumi untuk menjemput orang-orang berikutnya,” tandas dia.

    Sebelumnya Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) mengumumkan bahwa satelit Mars Reconnaissance Orbiter (MRO) telah menemukan bukti bahwa di Planet Mars terdapat danau dan aliran air yang berasal dari lelehan salju. Foto-foto permukaan Mars yang diabadikan MRO menujukkan Planet Merah pernah diselimuti air 2-3 miliar tahun lampau. Bahkan mikroba atau makhluk hidup pernah tinggal di planet ini.

    Sekadar untuk diketahui, Mars merupakan planet keempat yang terdekat dari Matahari. Nama planet ini diambil dari salah satu dewa perang Romawi. Selain terdapat gunung, kawah, lembah, gurun, dan es, periode rotasi dan siklus musim Mars mirik dengan Bumi. (*)

     

    Oleh: akbar aulia / bar

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Dua Tahun Lagi, Hibrid Mamot Akan Bangkit
    Sutra Tertua di Dunia dalam Makam 8.500 Tahun
    100 Tahun Lagi Pegunungan Alpen Akan Tandus
    Dubai Gunakan Drone untuk Angkut Penumpang
    Misteri Pedang 3,8 Meter Norimitsu Odachi
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Mimilih Pemimpin yang Amanah
      Mimilih Pemimpin yang Amanah

      RABU (15/2/2017), bangsa Indonesia menggelar Pilkada Serentak 2017. Kita patut bersyukur Pilkada kali ini berlangsung aman dan lancar tanpa ada gangguan berarti.