web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Polda Jabar Ungkap 3 Penyebab Banjir Bandang Garut
    net

    Polda Jabar Ungkap 3 Penyebab Banjir Bandang Garut

    • Selasa, 4 Oktober 2016 | 18:10:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Garut – Hasil investigasi dari Ditreskrimsus Polda Jabar menyebutkan ada tiga faktor penyebab terjadinya banjir bandang Sungai Cimanuk di Kabupaten Garut.

    Hal tersebut diungkapkan Kapolda Jabar Irjen Pol Bambang Waskito melalui Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus kepada wartawan di Mapolres Cianjur, Senin (3/10/2016).

    “Hasil investigasi menyebutkan ada 3 faktor yang jadi penyebab terjadinya banjir bandang itu. Yakni curah hujan yang tinggi, serta adanya alihfungsi hutan di bagian hulu," jelas Kapolda.

    Penyelidikan sendiri dilakukan sesuai dengan instruksi Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian. Polda Jabar langsung menindaklanjuti dengan menerjunkan tim dari Dit Reskrimsus untuk mencari penyebab terjadinya banjir bandang. 

    "Asal mula banjir bandang itu dari hulu dan kami sudah mengantongi data awal terkait hal itu,” sambungnya.

    Tim yang dipimpin langsung Dir Reskrimsus Polda Jabar Kombes Pol Kliment menghasilkan beberapa fakta di lapangan. Pertama, tingginya curah hujan yang menyebabkan volume air tinggi.  Kedua, adanya peralihan kawasan hutan lindung jadi perkebunan rakyat. Kemudian ketiga, adanya tempat wisata di kawasan hulu.

    “Semua hasil investigasi di lapangan akan dikemukakan dalam rapat dengan berbagai instansi termasuk perhutani. Dalam rapat nanti akan diketahui alihfungsi hutan lindung atau bukan dan jika benar, siapa yang telah memberikan izinnya,” bebernya. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Pemkab Garut Telusuri Dugaan Warganya Gabung ISIS
    Ada Pungli di Penerimaan Siswa, Lapor Saber Pungli
    Revitalisasi Pasar Samarang Pemkab Siapkan Rp 28 M
    Libur Panjang Wisatawan ke Pangandaran Naik 2 Kali
    Banjar Masih Kekurangan 5% RTH dari Target 30%
    Berita Terdahulu