web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Tanggul Sungai Jebol, Puluhan Rumah Kebanjiran
    net

    Tanggul Sungai Jebol, Puluhan Rumah Kebanjiran

    • Selasa, 4 Oktober 2016 | 17:59:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Indramayu - Tanggul jebol mengakibatkan banjir ke permukiman di Blok Waledan Desa Lamaran Tarung, Kecamatan Cantigi, Kabupaten Indramayu, Senin (3/10/2016).

    Tanggul di muara Sungai Cimanuk itu jebol akibat debit air yang tinggi karena hujan yang terus menerus turun di kawasan tersebut.

    Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Indramayu Edi Kusdiana menyebutkan tanggul ini pun sempat jebol dan mengakibatkan banjir ke permukiman warga pada Maret 2016 lalu.

    “Pada Maret lalu tanggul ini juga pernah jebol dan sekarang jebol lagi, namun untuk dampak kerusakannya tidak separah pada kejadian sebelumnya,” kata Edi.

    Edi menjelaskan, selain debit air yang kuat, jebolnya tanggul itu juga diduga karena air sungai yang merembes sehingga lambat laun membuat tanah di tanggul itu tergerus dan lama-lama mengalami jebol.

    Menurutnya, tanggul yang berjarak 200 meter dari permukiman warga itu mengalami kerusakan sejak pagi. Usai kejadian warga pun dibantu petugas terkait langsung melakukan penambalan menggunakan karung-karung berisi tanah.

    “Upaya perbaikan langsung dilakukan dengan menahan bangunan yang jebol dengan karung-karung berisi tanah. Yang jelas kejadian klai ini tidak berisiko menimbulkan bencana seperti sebelumnya,” pungkasnya. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Realisasi Tol Bandung-Tasikmalaya Tergantung Pusat
    Iriawan Dapat Dukungan dari Sesepuh & Ulama Jabar
    Pj Gubernur Jabar Minta KPU Jamin Hak Pemilih
    Kasus Kecelakaan Arus Mudik 2018 di Jabar Turun
    Iriawan Butuh Dukungan dan Kepercayaan Masyarakat
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Selamat Hari Raya Idul Fitri
      Selamat Hari Raya Idul Fitri

      DENGAN rasa suka cita dan senang, kita menyambut Hari Kemenangan, bercampur sedih, karena kita ditinggalkan bulan Ramadan yang penuh berkah.

      Advertisement On Google