web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


    Selamat Ulang Tahun ke-206 Kota Bandung

    Selamat Ulang Tahun ke-206 Kota Bandung

    • Minggu, 25 September 2016 | 23:27:00 WIB
    • 0 Komentar

    MINGGU, 25 September 2016 ini, Kota Bandung genap berusia 206 tahun. Pada ulang tahun Kota Bandung kali ini, ada banyak perubahan dari wajah kota yang dipimpin Wali Kota Ridwan Kamil dan wakilnya, Oded M Danial yang baru berkuasa selama 3 tahun lebih 9 hari.

    Jika menilik sejarah, titimangsa kelahiran Kota Bandung sendiri dikukuhkan Gubernur Jenderal Hindia Belanda Heman Willem Daendels dengan mengeluarkan surat keputusan pada 25 September 1810 tentang pembangunan sarana dan prasarana untuk kawasan ini. Yang di kemudian hari, peristiwa ini diabdikan sebagai Hari Jadi Kota Bandung.

    Sedangkan sebagai kota mandiri, sebenarnya Kota Bandung baru benar-benar terbentuk, saat Bandung yang waktu itu menjadi Ibu Kota Kabupaten Bandung resmi mendapat status gemeente atau kotapraja dari Gubernur Jenderal JB van Heutsz pada 1 April 1906, yang berpemerintahan otonom dengan wali kota pertama Maurenbrecher (1906-1907).

    Sejak itulah Pemerintah Kabupaten Bandung terpisah dengan Pemerintahan Gemeente Bandung (Kotapraja Bandung). Ketetapan itu semakin memperkuat fungsi Kota Bandung sebagai pusat pemerintahan.

    Tentunya memasuki usia yang ke-206 tahun dengan wali kota baru, memberi warna tersendiri. Peringatan Hari Jadi Kota Bandung (HKJB) 206 ini pun banyak diisi acara, kendati tidak dilakukan dengan bermegah-megah. Seperti ada nikah massal yang diprakarsai Pemerintah Kecamatan Astanaanyar atau Festival Budaya di Kecamatan Sukasari. Atau juga sejak 20 September lalu, digelar Bandung Great Sale yang memberikan diskon besar-besaran hingga 9 Oktober mendatang.

    Ridwan Kamil sendiri menyadari, kendati banyak prestasi yang diraih, namun masih banyak persoalan yang harus diselesaikan ke depannya. Memasuki usia yang ke-206, Emil berharap lebih banyak masalah dapat terselesaikan.

    "Genap hari jadi Kota Bandung yang 206 tahun, sudah banyak prestasi ya tapi problem juga masih ada. Kita berharap dalam sisa 2 tahun saya tentunya harapannya mengatasi problem-problem dan mempertahankan prestasi," ungkap Emil, Minggu (25/9/2016).

    Untuk mengatasi masalah-masalah yang ada, Emil berharap masyarakat dapat menjadi lebih proaktif dalam membangun Kota Bandung. “Jadilah warga yang turun tangan, warga yang tangan di atas, warga yang taat aturan dan juga pejabat yang ikut turun tangan,” tandas Emil.

    Pernyataan Emil ini bukan tanpa fakta. Kenyataannya sepanjang 3 tahun terakhir ini, Kota Bandung menyabet ratusan penghargaan, baik dari pemerintah provinsi, pemerintah pusat, dan dunia internasional. Penghargaan tersebut diberikan, baik untuk sang wali kota, pemerintan kota, maunpun stakeholder di dalamnya.

    Kendati cukup banyak prestasi yang diraih, tak dipungkiri Pemkot Bandung masih memiliki pekerjaan rumah, khususnya dalam hal infrastruktur yang kini tengah diperjuangkan.

    Kehadiran Emil sebagai wali kota Bandung ke-27 bersama wakilnya Oded M Danial, memang menumbuhkan harapan baru untuk kemajuan Kota Bandung ke depan. Apalagi, di awal pemerintahannya Ridwan-Oded langsung membuat sejumlah gebrakan, yang sebelumnya memang sudah dijanjikan pada masa kampanye Pilwalkot Bandung 2013.

    Dengan tagline Bandung Juara, pasangan yang diusung PKS-Gerindra ini, ingin segera merealisasikan semua janji-janjinya. Seperti membebaskan Bandung dari macet, sampah, dari banjir, dan membuat jalan-jalan mulus, tak berlobang.

    Selama ini, memang cukup banyak gebrakan yang telah dibuat, dan mendapat apresiasi dari masyarakat. Sebut saja, penertiban PKL yang bisa dibilang berhasil. Atau pembangunan taman-taman tematik yang kini menjadi alternatif tempat berekreasi masyarakat.

    Di awal pemerintahannya, Ridwan Kamil juga membuat beberapa gebrakan, seperti mengampanyekan gerakan bike to work atau bersepeda ke kantor, juga memberlakukan hari wajib penggunaan iket Sunda bagi PNS juga pelajar, juga baju pangsi atau kebaya bagi pelajar.

    Untuk merespons keluhan warga soal jalan rusak, wali kota menerjunkan unit reaksi cepat perbaikan jalan. Sedangkan untuk mengatasi banjir, setidaknya untuk memperbaiki drainase, Ridwan membentuk Pasukan Gorong-Gorong.

    Di hari jadi kali ini, Kota Bandung yang berpenduduk 2.689.267 penduduk yang tinggal di 9.677 RT dan 1.560 RW di 159 kelurahan dan 30 kecamatan tersebut, tentunya masih banyak permasalahan yang harus dibenahi. Paling tidak, ada 3 masalah krusial yang harus mendapat perhatian khusus dari Pemkot Bandung di hari jadi Kota Bandung kali ini. Yakni antisipasi masalah banjir yang rutin datang setiap musim hujan, juga kondisi jalan yang masih belum mulus sepenuhnya dan kerap menimbulkan kemacetan parah, serta penyelesaian masalah sampah yang kerap mengganggu kenyamanan warga.

    Tidak terlalu muluk kiranya, jika masyarakat berharap ketiga masalah tersebut bisa segera terpecahkan dan tidak lagi mengganggu kenyamanan warga dan para pendatang di Kota Bandung. Semoga Kota Bandung benar-benar menjadi kota juara yang terbebas dari macet, sampah, dan banjir. Serta bisa memberikan kenyamanan serta kesejahteraan bagi warganya. Selamat Ulang Tahun Kota Bandung. (*)

    Oleh: deni mulyana sasmita / den

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Jadi Pribadi yang Lebih Baik di Tahun Baru 2020
    Teloransi, Kebersamaan dalam Perbedaan
    Teladani Semangat Pahlawan
    Tahun Baru Hijriah, Pererat Silaturahmi Toleransi
    Dirgahayu Republik Indonesia ke-74 Tahun

    Editorial



      Klasemen Liga Dunia

      Tim M Point
      1. Liverpool 12 34
      2. Leicester City 12 26
      3. Chelsea 12 26
      4. Manchester City 12 25
      Tampilkan Detail

      Klasemen Liga Indonesia

      Tim M Point
      1 Bali United 34 64
      2 Persebaya Surabaya 34 54
      3 Madura United 34 53