Saatnya Jabar Berjaya Kembali di PON
pon-peparnas2016jabar.go.id

Saatnya Jabar Berjaya Kembali di PON

  • Sabtu, 17 September 2016 | 22:26:00 WIB
  • 0 Komentar

PESTA olahraga multievent terbesar di Indonesia, PON XIX/2016 Jabar resmi dibuka di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage Kota Bandung, Sabtu (17/9/2016) malam.

Sebanyak 10.348 atlet dari 34 provinsi akan berlaga memperebutkan prestasi terbaik pada 44 cabang olahraga prestasi dan 12 cabang olahraga eksebhisi, yang digelar sejak 4 hari sebelum acara pembukaan hingga sebelum penutupan pada 29 September 2016 mendatang.

Pada ajang yang digelar di 16 kabupaten/kota di Jabar tersebut, akan digelar 366 pertandingan putra, 297 pertandingan putri, 36 pertanidngan campuran, dan 57 pertandingan terbuka di 68 venue. Pada PON kali ini, diperebutkan 756 medali emas, 756 medali perak, dan 979 medali perunggu, atau total mencapai 2.491 medali.

Provinsi Jabar sendiri ditetapkan sebagai tuan rumah PON XIX/2016 setelah mengalahkan Provinsi Banten secara aklamasi pada Rapat Anggota KONI pada 2010 silam. Tenggang waktu 6 tahun digunakan dengan baik oleh Pemprov Jabar dan stakeholder olahraga di Jabar untuk mempersiapkan perhelatan olahraga paling akbar di Tanah Air tersebut.

Pelaksanaan PON di Jabar tentunya menjadi dambaan warga Tanah Pasundan dalam mengangkat nama besar Jabar di kancah nasional. Apalagi, terakhir kali Jabar menjadi tuan rumah PON V pada 1961 atau 42 tahun silam. Kala itu, Jabar meraih gelar juara umum untuk ketiga kalinya, setelah PON II dan III.

Kerinduan warga Jabar, khususnya Bandung, untuk menjadi tuan rumah PON, sebenarnya nyaris terwujud pada PON XVIII/2012 lalu. Sayang, saat itu dalam penentuan terakhir dalam Musornaslub di Jakarta, 12 Agustus 2006, Jabar kalah voting dari Provinsi Riau. Kala itu, infrastruktur olahraga di Jabar dinilai masih kurang memadai untuk menghelat event sebesar PON.

Nah, pada 2016 ini, Jabar resmi menjadi tuan rumah PON. Infrastruktur olahraga di Jabar kini jauh lebih baik dibanding beberapa tahun silam. Saat ini, Jabar khususnya Kota Bandung telah memiliki kompleks olahraga dan stadion termegah di Jabar, yakni Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) di kawasan Gedebage, yang menjadi tempat pembukaan dan penutupan pesta olahraga nasional tersebut.

Di Kabupaten Bandung pun, masih ada stadion megah lainnya, yakni Stadion si Jalak Harupat di Kecamatan Soreang, yang bisa menggelar berbagai cabang olahraga. Beberapa Gedung Olahraga (GOR) di Bandung pun masih layak menjadi venue PON, seperti GOR C-Tra Arena yang menjadi prototipe GOR basket berkelas internasional. Atau GOR Bandung, yang sudah tak terbilang menjadi tempat penyelenggaraan kejuaraan bulu tangkis level nasional dan internasional.

Beberapa venue baru juga khusus dibangun Pemprov Jabar dan PB PON dibawah kendali Gubernur Jabar Ahmad Heryawan yang juga ketua umum PB PON XIX, seperti komplek olahragaq di Arcamanik Kota Bandung, atau beberapa veneu di Kota Cimahi dan dan kota/kabupaten lainnya.

Guna menyukseskan perhelatan PON kali ini, Pemprov Jabar dan pemerintah pusat tak menggelontorkan dana hingga Rp3 triliun. Sebesar Rp1 triliun diperuntukan bagi penyelengaraan PON itu sendiri, di antaranya Rp90 miliar untuk pelaksanaan acara pembukaan dan penutupan PON. Sedangkan sisanya Rp2 triliun untuk pembangunan venue di 16 kota/kabupaten, juga akses jalan ke setiap venue.

Dengan persiapan sedemikian rupa, wajar saja Gubernur Jabar Ahmad Heryawan optimistis, provinsi yang dipimpinnya bisa menggelar PON dengan sukses. Bahkan Aher berani sesumbar, penyelenggaraan PON yang mengambil tema "Berjaya di Tanah Legenda" tersebut, bisa berlangsung lebih meriah dibanding 2 tahun lalu di Riau.

Tentunya, sukses penyelenggaraan PON XIX nanti, harus pula diikuti kesuksesan prestasi olahraga Jabar. Seperti kerinduan menjadi tuan rumah, rakyat Jabar pun rindu menjadi juara umum PON yang terakhir kali diraih 62 tahun silam tersebut.

Jika pada PON XVII, Jabar hanya meraih posisi 4, lalu PON XVIII naik menjadi runner up di bawah DKI Jakarta, maka pada PON XIX/2016 di rumah sendiri, Jabar harus bisa menjadi nomor satu. Impian Gubernur dan warga Jabar pun sepertinya bukan hal yang mustahil. Lihat saja, di saat acara pembukaan digelar, kontingen Jabar yang diperkuat 1.945 atlet yang berlaga di semua atau 44 cabang olahraga tersebut, sudah memimpin perolehan medali dibanding 33 kontingen provinsi lainnya.

Tercatat hingga Sabtu (17/9/2016) malam, Jabar telah mengoleksi total 72 medali, terdiri atas 34 emas, 19 perak, dan 19 perunggu. Jabar sementara memimpin diikuti DKI Jakarta dengan 56 medali, yang terdiri dari 19 emas, 15 perak, dan 22 perunggu. Diikuti Jawa Timur dengan 43 medali, berupa 9 emas, 18 perak, dan 16 perunggu.

Sukses penyelenggaraan dan sukses prestasi tersebut, sesungguhnya bukan hal yang mustahil untuk diraih, jika semua komponen rakyat bersatu padu untuk mewujudkannya, tentunya dengan tetap memegang teguh sportivitas dan fair play. Di luar hal tersebut, penyelengaraan pesta olahraga nasional 4 tahunan tersebut, bisa juga meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian warga Jabar.

Perhelatan PON yang digelar di 16 kota/kabupaten di Jabar yang dikunjungi belasan ribu orang yang berasal dari 33 provinsi di luar Jabar, menjadi ajang promosi yang efektif bagi produk-produk unggulan industri dan UMKM Jabar, juga dunia pariwisata di Tatar Pasundan ini.

Diharapkan PON XIX/2016 Jabar bisa berjalan lancar. Jabar sebagai tuan rumah bisa meraih sukses, baik sukses penyelenggaran maupun sukses prestasi untuk tampil sebagai juara PON XIX/2016, serta ajang ini memberikan multiflier effect bagi perekonomian dan kesejahteraan rakyat Jabar. (*)

Oleh: deni mulyana sasmita / den

0 Komentar
Tinggalkan Komentar
Cancel reply
0 Komentar
Tidak ada komentar
Berita Lainnya
Berdamai atau Hidup Tanpa Corona
Jadi Pribadi yang Lebih Baik di Tahun Baru 2020
Teloransi, Kebersamaan dalam Perbedaan
Teladani Semangat Pahlawan
Tahun Baru Hijriah, Pererat Silaturahmi Toleransi
Berita Terdahulu

Editorial


    Data Statik Covid-19


    DATA COVID-19 INDONESIA

    😷 Positif:

    😊 Sembuh:

    😭 Meninggal:

    (Data: kawalcorona.com)

    Klasemen Liga Dunia

    Tim M Point
    1. Liverpool 38 99
    2. Manchester City 38 81
    3. Manchester United 38 66
    4. Chelsea 38 66
    Tampilkan Detail

    Klasemen Liga Indonesia

    Tim M Point
    1 Persib Bandung 3 9
    2 Bali United 3 7
    3 PSIS Semarang 3 6