Sean Gelael Petik Banyak Pelajaran dari Arena GP2 - JuaraNews Inspirasi Semangat Muda

Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Sean Gelael Petik Banyak Pelajaran dari Arena GP2
    Net Sean Gelael.

    Sean Gelael Petik Banyak Pelajaran dari Arena GP2

    • Senin, 5 September 2016 | 21:55:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Balapan GP2 seri Eropa telah berakhir di Sirkuit Monza, Italia, Minggu, 4 September 2016. Pembalap asal Pertamina Campos Racing asal Indonesia, Sean Gelael, sangat mengambil pelajaran berharga dari seri-seri tersebut untuk balapan berikutnya.

    Musim ini, masih ada dua seri tersisa di kawasan Asia, yakni di sikuit Sepang Malaysia dan Yas Marina, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Sean bertekad tampil lebih bagus di Sepang dan Yas Marina sebelum mengakhiri musim ini.

    “Tentu saya banyak belajar baik dari kegagalan-kegagalan saya maupun kesuksesan saya mendapatkan poin dan naik podium. Ajang GP2 memang tidak mudah, persaingan sangat kompetitif," kata Sean.

    "Setiap tim punya kelebihan dan kekurangan. Faktor balapan tidak hanya ditentukan keandalan mobil dan pembalap, tetapi juga faktor keberuntungan,” sambungnya.

    Sean menuturkan, selama seri Eropa (Spanyol, Monako, Azerbaijan, Austria, Inggris, Hongaria, Jerman, Belgia dan Italia), dia mendapatkan tantangan yang berbeda-beda. Semua ini menurutnya memberi pengalaman yang luar biasa pada balapan musim penuh pertamanya di GP2.

    Untuk mobil,  Sean dan tim masih belum menemukan setingan yang ideal selama seri Eropa. Kadang tim mendapatkan setingan yang bagus dan mobil cukup kompetitif, seperti saat tampil di Baku City Azerbaijan dan RedBull Ring, Austria.

    Namun, kadang setingan mobil juga kurang pas, sehingga agak kedodoran saat balapan. Hal tersebut yang membuat Sean dan Mitch Evans tidak bisa tampil selalu konsisten di setiap balapan.

    "Pada balapan di Monza sebenarnya setingan mobil sudah cukup bagus. Namun, balapan tetap tidak mudah dan kita kurang beruntung juga. Saya sempat stall di balapan pertama dan semakin sulit setelah ada insiden dan komunikasi radio saya bermasalah," kata Sean.

    "Di balapan kedua, saya sudah berupaya keras menembus sepuluh besar. Namun, ternyata tidak mudah juga karena jarak dengan pembalap lain sudah agak melebar,” sambung pembalap yang menarget finis di posisi ke-15 di setiap balapannya.(*)

    fan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Tantowi Ahmad Umumkan Pensiun dari Bulu Tangkis
    Event Lomba Lari Batal, 2.000 Pelari Donasikan Uang Pendaftaran untuk Penanggulangan COVID-19
    Wabah Corona Masih Mengancam, PON XX Papua Terpaksa Ditunda
    Indonesia Ajukan Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Panjat Tebing Asia
    Gubernur Beri Kadeudeuh pada Atlet SEA Games, Tim Persib Putri, dan Tira Persikabo Kartini
    Berita Terdahulu

    Editorial


      walikota

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads


      Klasemen Liga Dunia

      Tim M Point
      1. Liverpool 12 34
      2. Leicester City 12 26
      3. Chelsea 12 26
      4. Manchester City 12 25
      Tampilkan Detail

      Klasemen Liga Indonesia

      Tim M Point
      1 Persib Bandung 3 9
      2 Bali United 3 7
      3 PSIS Semarang 3 6