web stats service from statcounter

Hot News


  • Mahasiswa Bandung Demo Menolak Revisi UU KPK
    Mahasiswa Bandung Demo Menolak Revisi UU KPK
    • 17 September 2019 | 17:33:00 WIB

    PULUHAN mahasiswa yang tergabung dalam Poros Revolusi Mahasiswa Bandung melakukan unjukrasa menolak Revisi UU KPK di depan Gedung DPRD Jawa Barat.

Inspirasi


    Sean Gelael Petik Banyak Pelajaran dari Arena GP2
    Net Sean Gelael.

    Sean Gelael Petik Banyak Pelajaran dari Arena GP2

    • Senin, 5 September 2016 | 21:55:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Balapan GP2 seri Eropa telah berakhir di Sirkuit Monza, Italia, Minggu, 4 September 2016. Pembalap asal Pertamina Campos Racing asal Indonesia, Sean Gelael, sangat mengambil pelajaran berharga dari seri-seri tersebut untuk balapan berikutnya.

    Musim ini, masih ada dua seri tersisa di kawasan Asia, yakni di sikuit Sepang Malaysia dan Yas Marina, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Sean bertekad tampil lebih bagus di Sepang dan Yas Marina sebelum mengakhiri musim ini.

    “Tentu saya banyak belajar baik dari kegagalan-kegagalan saya maupun kesuksesan saya mendapatkan poin dan naik podium. Ajang GP2 memang tidak mudah, persaingan sangat kompetitif," kata Sean.

    "Setiap tim punya kelebihan dan kekurangan. Faktor balapan tidak hanya ditentukan keandalan mobil dan pembalap, tetapi juga faktor keberuntungan,” sambungnya.

    Sean menuturkan, selama seri Eropa (Spanyol, Monako, Azerbaijan, Austria, Inggris, Hongaria, Jerman, Belgia dan Italia), dia mendapatkan tantangan yang berbeda-beda. Semua ini menurutnya memberi pengalaman yang luar biasa pada balapan musim penuh pertamanya di GP2.

    Untuk mobil,  Sean dan tim masih belum menemukan setingan yang ideal selama seri Eropa. Kadang tim mendapatkan setingan yang bagus dan mobil cukup kompetitif, seperti saat tampil di Baku City Azerbaijan dan RedBull Ring, Austria.

    Namun, kadang setingan mobil juga kurang pas, sehingga agak kedodoran saat balapan. Hal tersebut yang membuat Sean dan Mitch Evans tidak bisa tampil selalu konsisten di setiap balapan.

    "Pada balapan di Monza sebenarnya setingan mobil sudah cukup bagus. Namun, balapan tetap tidak mudah dan kita kurang beruntung juga. Saya sempat stall di balapan pertama dan semakin sulit setelah ada insiden dan komunikasi radio saya bermasalah," kata Sean.

    "Di balapan kedua, saya sudah berupaya keras menembus sepuluh besar. Namun, ternyata tidak mudah juga karena jarak dengan pembalap lain sudah agak melebar,” sambung pembalap yang menarget finis di posisi ke-15 di setiap balapannya.(*)

    fan

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Tour de Linggarjati Diharapkan Jadi Event Dunia
    Wagub Uu: Jadikan Olahraga sebagai Kebutuhan Hidup
    Grand Prix Singapura Hadirkan Pesta di 4 Lokasi
    Jabar Targetkan Juara Umum PON 2020 Papua
    Emil Dorong Squash jadi Cabor di PON XX Papua

    Editorial



      Klasemen Liga Indonesia

      Tim M Point
      1 Bali United 17 41
      2 PS Tira Persikabo 18 34
      3 Madura United 18 31

      Klasemen Liga Dunia

      Tim M Point
      1. Manchester City 38 98
      2. Liverpool 38 97
      3. Chelsea 38 72
      4. Tottenham Hotspur 38 71
      Tampilkan Detail