web stats service from statcounter

Hot News


  • Mahasiswa Bandung Demo Menolak Revisi UU KPK
    Mahasiswa Bandung Demo Menolak Revisi UU KPK
    • 17 September 2019 | 17:33:00 WIB

    PULUHAN mahasiswa yang tergabung dalam Poros Revolusi Mahasiswa Bandung melakukan unjukrasa menolak Revisi UU KPK di depan Gedung DPRD Jawa Barat.

Inspirasi


    Pimpinan KONI Jabar Serap Langsung Keluhan Atlet
    Ketua KONI Jabar Ahmad Saefudin

    Pimpinan KONI Jabar Serap Langsung Keluhan Atlet

    • Sabtu, 10 Januari 2015 | 09:00:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Jajaran pimpinan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat menyerap langsung keluhan dari para atlet, pelatih dan pengurus cabang olahraga. Perlengkapan latihan dan sarana olahraga menjadi salah satu hal yang banyak dikeluhkan atlet saat mempersiapkan diri menghadapi perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016.

    Keluhan tersebut disampaikan langsung atlet, pelatih dan pengurus cabang olahraga usai acara pengajian bersama atlet, pelatih, dan pengurus KONI Jabar di Masjid KONI Jabar, komplek olahraga Pajajaran, Kota Bandung, Kamis (8/1/2015) malam. Pada kegiatan tersebut, hadir atlet dari beberapa cabang olahraga yang tengah menjalani pemusatan latihan daerah (Pelatda) PON XIX/2016. Seperti dari cabang olahraga atletik, gulat, judo dan taekwondo.

    Atlet cabang olahraga atletik mengeluhkan penggunakan lintasan atletik Pajajaran oleh umum sehingga kerap menganggu pelaksanaan latihan. Kemudian atlet cabang olahraga gulat membutuhkan baju dan sepatu latihan baru untuk latihan. Pasalnya selama ini, mereka masih menggunakan baju dan sepatu latihan lama yang sudah tidak laik pakai.

    Sementara itu, atlet judo Jabar membutuhkan tali tambang besar untuk mendukung pelaksanaan latihan Pelatda PON XIX/2016. Sedangkan atlet taekwondo berharap KONI Jabar bisa menyediakan perlengkapan baru yang menempel di badan seperti rompi yang memiliki sensor denga merek KP&P. Pasalnya, peralatan tersebut akan digunakan pada pertandingan PON XIX/2016, dan pernah digunakan pada gelaran Asian Games 2013 di Incheon, Korea Selatan serta pada Olimpiade. Dengan demikian, para taekwondoin Jabar bisa terbiasa menggunakan peralatan baru tersebut.

    Ketua KONI Jabar Ahmad Saefudin mengaku akan berusaha secepatnya menyelesaikan permasalahan dan hambatan yang dialami atlet sehingga pelaksanaan latihan Pelatda PON XIX/2016 erjalan lancar. "Kita tampung semua keluhan atlet dan pelatih. Kita akan secepatnya mencari solusi yang paling tepat. Seperti kasus di atletik, tentu tidak mudah melarang masyarakat berolahraga di sana karena sejak dulu terbuka untuk umum. Kami akan carikan solusinya dan ini harus dibicarakan dengan pelatih dan pengurus," ujar Ahmad.

    Ahmad pun memotivasi para atlet dan pelatih agar tidak melihat nilai anggaran yang diterima KONI Jabar pada tahun 2015 ini karena dari sisi nominal sangat jauh berbeda dnegan anggaran yang diterima para pesaing Jabar di PON XIX/2016 seperti DKI Jakarta dan Jawa Timur. Pihaknya pun berharap atlet tetap bersemangat dalam menjalani latihan untuk mewujudkan Jabar Kahiji.

    Selain itu, lanjutnya, KONI Jabar pun berencana melakukan konsolidasi dengan ketua umum, sekretaris, binpres, pelatih semua cabang olah raga untuk bersama-sama menyatukan visi dan misi menuju Jabar Kahiji. "Saat ini, KONI sedang melakukan pemetaan kekuatan di setiap cabang olahraga. Kami ingin tahu kekuatan sendiri seperti apa, dan apa yang harus dilakukan secara bersama-sama untuk bisa meraih prestasi lebih tinggi. Kami targetkan proses tersebut selesai pada akhir Januari dan usai kita akan siapkan pengukuhan Pelatda," tandasnya. (*)

    Oleh: ageng rustandi / ang

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Mahasiswa Bandung Demo Menolak Revisi UU KPK
    Pemprov Jabar Dorong Percepatan Tol Cisumdawu
    DPRD Jabar Usulkan Penambahan Pimpinan
    DPRD Jabar Umumkan Calon Pimpinan Dewan 2014-2024
    Emil Setuju Nama BIJB jadi Bandara Habibe

    Editorial