blog counter

Hot News


Opini


    Pimpinan KONI Jabar Serap Langsung Keluhan Atlet

    • Sabtu, 10 Januari 2015 | 09:00:00 WIB
    • 0 Komentar


    Pimpinan KONI Jabar Serap Langsung Keluhan Atlet

    JuaraNews, Bandung - Jajaran pimpinan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat menyerap langsung keluhan dari para atlet, pelatih dan pengurus cabang olahraga. Perlengkapan latihan dan sarana olahraga menjadi salah satu hal yang banyak dikeluhkan atlet saat mempersiapkan diri menghadapi perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016.

    Keluhan tersebut disampaikan langsung atlet, pelatih dan pengurus cabang olahraga usai acara pengajian bersama atlet, pelatih, dan pengurus KONI Jabar di Masjid KONI Jabar, komplek olahraga Pajajaran, Kota Bandung, Kamis (8/1/2015) malam. Pada kegiatan tersebut, hadir atlet dari beberapa cabang olahraga yang tengah menjalani pemusatan latihan daerah (Pelatda) PON XIX/2016. Seperti dari cabang olahraga atletik, gulat, judo dan taekwondo.

    Atlet cabang olahraga atletik mengeluhkan penggunakan lintasan atletik Pajajaran oleh umum sehingga kerap menganggu pelaksanaan latihan. Kemudian atlet cabang olahraga gulat membutuhkan baju dan sepatu latihan baru untuk latihan. Pasalnya selama ini, mereka masih menggunakan baju dan sepatu latihan lama yang sudah tidak laik pakai.

    Sementara itu, atlet judo Jabar membutuhkan tali tambang besar untuk mendukung pelaksanaan latihan Pelatda PON XIX/2016. Sedangkan atlet taekwondo berharap KONI Jabar bisa menyediakan perlengkapan baru yang menempel di badan seperti rompi yang memiliki sensor denga merek KP&P. Pasalnya, peralatan tersebut akan digunakan pada pertandingan PON XIX/2016, dan pernah digunakan pada gelaran Asian Games 2013 di Incheon, Korea Selatan serta pada Olimpiade. Dengan demikian, para taekwondoin Jabar bisa terbiasa menggunakan peralatan baru tersebut.

    Ketua KONI Jabar Ahmad Saefudin mengaku akan berusaha secepatnya menyelesaikan permasalahan dan hambatan yang dialami atlet sehingga pelaksanaan latihan Pelatda PON XIX/2016 erjalan lancar. "Kita tampung semua keluhan atlet dan pelatih. Kita akan secepatnya mencari solusi yang paling tepat. Seperti kasus di atletik, tentu tidak mudah melarang masyarakat berolahraga di sana karena sejak dulu terbuka untuk umum. Kami akan carikan solusinya dan ini harus dibicarakan dengan pelatih dan pengurus," ujar Ahmad.

    Ahmad pun memotivasi para atlet dan pelatih agar tidak melihat nilai anggaran yang diterima KONI Jabar pada tahun 2015 ini karena dari sisi nominal sangat jauh berbeda dnegan anggaran yang diterima para pesaing Jabar di PON XIX/2016 seperti DKI Jakarta dan Jawa Timur. Pihaknya pun berharap atlet tetap bersemangat dalam menjalani latihan untuk mewujudkan Jabar Kahiji.

    Selain itu, lanjutnya, KONI Jabar pun berencana melakukan konsolidasi dengan ketua umum, sekretaris, binpres, pelatih semua cabang olah raga untuk bersama-sama menyatukan visi dan misi menuju Jabar Kahiji. "Saat ini, KONI sedang melakukan pemetaan kekuatan di setiap cabang olahraga. Kami ingin tahu kekuatan sendiri seperti apa, dan apa yang harus dilakukan secara bersama-sama untuk bisa meraih prestasi lebih tinggi. Kami targetkan proses tersebut selesai pada akhir Januari dan usai kita akan siapkan pengukuhan Pelatda," tandasnya. (*)

    Oleh: ageng rustandi / ang

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Duka Dunia Pendidikan, Akibat Gempa Cianjur 56 Guru Meninggal Dunia
    Jelambar Jaksel Diterjang Hujan dan Angin Kencang, 16 Rumah Roboh
    Polri Gelar Trauma Healing, Polwan Cantik Dampingi Anak-anak Korban Gempa Cianjur
    Hari ini 8 Jiwa Ditemukan, Total Korban Meninggal Akibat Gempa Cianjur Tercatat 318 Orang
    Pemprov Jabar Dirikan 15 Posko Bencana Gempa Cianjur, Total dikerahkan 31.058 SDM
    Berita Terdahulu

    Editorial


      KBB

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads