web stats service from statcounter

Hot News


Editorial


    Ronaldo Dimatikan, Portugal Juara Euro 2016
    net Ronaldo dkk merayakan kemenangan Portugal

    Ronaldo Dimatikan, Portugal Juara Euro 2016

    JuaraNews, Paris - Timnas Portugal mengukir sejarah dengan tampil sebagai juara untuk kali pertama setelah di babak final Euro 2016 mengandaskan tuan rumah Prancis 1-0 di Stage de France, Paris, Senin (11/6/2016) dini hari WIB.

    Adalah Éderzito António Macedo Lopesa yang menjadi pahlawan kemenangan tim Selecao das Quinas dengan gol indahnya dari luar kotak penalti pada menit 109 atau pada babak II perpanjangan waktu.

    Memanfaatkan umpan dari tengah lapangan dari João Filipe Iria Santos Moutinho, pemain termuda tim Portugal ini menggiring bola dari sisi kiri ke tengah, dia kemudian melepaskan tembakan keras yang tidak bisa dijangkau kiper Prancis Hugo Lloris.

    Ini merupakan gelar pertama Portugal setelah prestasi tertinggi mereka sebagai runner up pada Piala Eropa 2004. Dengan trofi Henry Delaunay di tangan, kini Portugal bisa disejajarkan dengan para juara Piala Eropa lainnya, seperti Jerman (3), Spanyol (3), Prancis (2), Italia, Denmark, Yunani, dan Ceko, serta Rusia (Uni Soviet), masing-masing 1 kali juara.

    Pada laga pamungkas ini, tuan rumah sendiri seperti bakal mudah memenangkan laga, setelah kapten sekaligus motor serangan Portugal, Cristiano Ronaldo 'dimatikan' oleh Dimitri Payet pada menit 9. Selama 17 menit, tim asuhan Pelatih Didier Deschamps tersebut membombardir lini pertahanan Portugal, sebelum akhirnya Ronaldo diganti Ricarco Quaresma pada menit 26. Ronaldo tak dapat melanjutkan laga karena cedera hamstering cukup serius pada pahanya.

    Kehilangan Ronaldo cukup memengaruhi permainan anak-anak asuhan elatih Fernando Santos. Sepanjang babak I, Prancis terus menekan pertahanan Portugal, namun hingga peluit akhir paaruh pertama usai, tak ada gol yang tercipta.

    Di babak II, Francis tak mengendurkan serangannya. Beberapa kali para penyerang Prancis seperti Olivier Giroud dan Antonie Griezmann membahakan gawang Portugal yang dikawal Rui Patrício. Rui sendiri bermian gemilang dengan memblok sejumlah tendangan para pemain Prancis. Seperti tendangan keras Giroud pada menit 74, yang masih bisa diblok Rui.

    Hingga menit-menit akhir babak II, tak ada tembakan ke gawang dari pemain Portugal, yang bermain tanpa sang bintang Ronaldo. Baru setelah Eder masuk mengantikan Renato Sanches menit 79, Portugal mulai bisa menyusun penyerangan.

    Peluang Portugal datang pada menit 80. Tendangan Luis Nani yang berngarah tipis di bawah mistar gawang masih berhasil ditips Llori, dan bola pantulananya yang disambut tendangan salto oleh Quaresma masih bisa ditangkap kiper tim Ayam Jantan.

    Tiga menit kemudian, giliran Pranic membombardir kembali Portugal. Moussa Sissoko membalas dengan tendangan jarak jauhnya, namun bola masih bisa diblok dengan baik oleh Rui. Saat laga memasuki masa injury time, di mneit 90+2, tuan rumah nyaris membuat skor, saynag tendangan André-Pierre Gignac dari jarak dekat membentur tiang. Laga babak II pun berakhir dengan 0-0, hingga harus dilanjutkan dengan babak extra time.

    Memasuki babak I perpanjangan waktu, Peancis langsung berinisiatif melakukan serangan. Menit 95, tuan rumah mendapatkan peluang lewat sundulan Pepe, yang pemain berkepala plontos ini sudah dalam posisi offside.

    Prancis terus menggempur, namun selalu terbentur tembok pertahanan Portugal. Seperti umpan Griezmann kepada Paul Pogba, namun masih sulit disambut dengan baik oleh pemain Juventus itu. Dua menit jelang babak I habis, Eder melakukan sundulan keras memanfaatkan tendangan sudut, namun msih bisa diamankan Lloris, hingga laga perpanjangan waktu paruh pertama berakhir.

    Baru 2 menit babak II extra time berjalan, Portugal mendapatkan peluang lewat Raphael Guerreiro, namun tendangan bebasnya masih membentur mistar gawang. Namun 2 menit berselang, petaka bagi tuan rumah datang. Pada menit 109, Eder menggiring bola dari sisi kiri ke tengah. Dia kemudian melepaskan tembakan keras yang tidak bisa dijangkau Lloris. Skor pun berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Portugal.

    Tersengat dengan gol Eder, pasukan Pelatih Didier Deschamps mengencarkan serangan, di lain pihak Portugal merapatkan barisan pertahanannya. Seperti pada menit 111, Patrick Evra melakukan umpan silang dari sisi kiri, namun langsung dibuang jauh-jauh oleh José Fonte. Kendati demikian, Portugal masih sempat melakukan serangan balik melalui Luis Nani, namun gagal memaksimalkannya.

    Tersisa 3 menit dari waktu normal, pemain Portugal mulai mengulur-ngulur waktu, serta memperagakan pertahanan superrapar. Akhirnya hingga laga di waktu nomal berakhir, ditambah 3 menit injury time, kedudukan tak berubah, tetap 1-0 untuk kemenangan Portugal. (*)

    Oleh: deni mulyana sasmita / den

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Antoine Griezman Jadi Pemain Terbaik Euro 2016
    Pulang, Timnas Portugal Disambut Sebagai Pahlawan
    Portugal Ungkap Kunci Kalahkan Prancis
    Ronaldo: Tuhan Telah Mengabulkan Doa Saya
    Ronaldo Dimatikan, Portugal Juara Euro 2016

    Inspirasi