web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


  • Menikah dan Perjuangan
    Menikah dan Perjuangan

    SUAMI dan istri yang sudah menikah, semakin lama komunikasi yang terjadi kurang harmonis.

    Ini Pesan Idul Fitri dari Gubernur Jabar
    net Gubernur Jabar Ahmad Heryawan

    Ini Pesan Idul Fitri dari Gubernur Jabar

    JuaraNews, Bandung - Gubernur Jabar Ahmad Heryawan bertindak sebagai khatib pada salat Idul Fitri 1437 Hijriah di Lapangan Gasibu, Jalan Diponegoro Kota Bandung, Rabu (6/7/2016) pagi.

    Dalam khotbahnya, Aher menyampaikan kemajuan bangsa Indonesia bisa diraih dengan mengembalikan nasionalisme, yakni nasionalisme yang dilandaskan akidah. Menurut Aher, nasionalisme yang berlandaskan akidah akan menghadirkan kekuatan dan persatuan yang kuat. Dengan begitu kemajuan bisa diwujudkan. Sedangkan persaudaraan dan ikatan yang berlandaskan hal duniawi hanya akan menjadi ikatan yang fana.

    "Maka seharusnya kita menyadari kekuatan dan kemajuan negeri kita bisa diraih dengan mengembalikan nasionalisme. Nasionalisme yang dilandaskan akidah," ungkap Aher.

    Aher mencontohkan perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan. Hal tersebut, kata Aher, sebagai bukti nasionalisme yang didasarkan akidah karena mereka adalah orang-orang dengan akidah yang kuat.

    Ikatan yang berlandaskan akidah, jelas Ager, akan membentuk manusia yang berkarakter baik, seperti memiliki sikap empati ang tinggi, menolak kedzaliman, toleransi dan adil pada semua pihak, termasuk kepada orang yang berbeda agama dan keyakinan.

    "Allah tidak melarang kita berbuat adil kepada mereka yang tidak mendzalimi kita," ujar Aher. (*)

    den

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Samsat Online Nasional Kini Mulai Berlaku di Jabar
    Sengketa Pilpres di MK Diputuskan 27 Juni
    Gramedia Merdeka Hadir dengan Gedung Terbaru
    Sekda Jabar Paparkan Perkembangan Tol Cisumdawu
    Emil Ajak Syarikat Islam Bangun Ekonomi Keumatan

    Editorial