web stats service from statcounter

Hot News


Editorial


    Perasaan Ronaldo Setelah Gagal Eksekusi Penalti
    Net Eksekusi penalti Ronaldo membentur mistar.

    Perasaan Ronaldo Setelah Gagal Eksekusi Penalti

    JuaraNews, Bandung - Cristiano Ronaldo mengaku sedih atas hasil imbang yang diraih Portugal atas Austria di laga kedua Grup F Piala Eropa 2016. Namun di satu sisi ia juga senang bisa mencatatkan rekor pribadi soal jumlah caps di timnas.

    Ronaldo melakoni start ke-128 kalinya bersama Portugal saat melawan Austria di Stadion Parc des Princes, Paris, Minggu (19/6). Sayang, rekornya yang mengalahkan capaian Luis Figo itu mesti berakhir imbang tanpa gol.

    "Jelas, itu adalah salah satu alasan saya untuk bangga bisa mencapai 128 caps internasional dan mengalahkan Luis Figo. Saya tahu dia juga pasti bangga," ucap Ronaldo di situs resmi UEFA.

    Ronaldo punya banyak peluang dalam pertandingan melawan Austria. Bahkan kesempatan emas mencetak gol lewat titik putih ia raih, namun dewi fortuna kurang memihak sehingga bola enggan masuk ke gawang Robert Almer.

    "Sejujurnya, itu jadi tujuan saya bisa jadi pemain terbanyak tampil dan jadi top skor timnas. Tapi, saya juga sedih sebab itu tidak berakhir seperti yang saya inginkan ketika memecahkan rekor. Pertandingan yang sangat indah untuk dimenangkan, tapi kami tidak bisa melakukannya, kami cuma bermain imbang. Jadi itu hal yang sebenarnya tidak terpikirkan," pungkasnya.

    Hasil imbang membuat Portugal dan Austria masih harus menjalani laga penentuan untuk memastikan peluang melaju ke babak 16 besar. Selanjutnya Portugal bakal menghadapi pemuncak Grup F Hungaria di Stadion Des Lumieres, Lyon, Rabu (22/6/2016).(*)

    fan

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Antoine Griezman Jadi Pemain Terbaik Euro 2016
    Pulang, Timnas Portugal Disambut Sebagai Pahlawan
    Portugal Ungkap Kunci Kalahkan Prancis
    Ronaldo: Tuhan Telah Mengabulkan Doa Saya
    Ronaldo Dimatikan, Portugal Juara Euro 2016

    Inspirasi