web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


    Membuka Dokumen, Mengisi Sejarah yang Hilang
    Net

    Film Pantja-Sila

    Membuka Dokumen, Mengisi Sejarah yang Hilang

    JuaraNews, Bandung – Bulan Juni benar-benar dijadikan sebagai bulan Pancasila. Setelah peringatan hari lahir Pancasila di Bandung, kini film docudrama berujudul Pantja-sila: Cita-cita dan Realitas  mulai ditayangkan Kamis (2/6/2016).

    Film garapan Tino Saroengallo dan Tio Pakusadewo ini bercerita bercerita tentang pidato Ir. Soekarno di depan Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada 1 Juni 1945. Pidato ini kemudian disebut sebagai hari lahir Pancasila, dan telah ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo sebagai hari libur nasional.

    Sebagai film docudrama, film ini menceritakan pidato Ir Soekarno pada rapat BPUPKI tersebut. Rapat ini merupakan rapat terakhir pada masa persidangan pertama BPUPKI. Masa persidangan ini dimulai pada 29 Mei -1 Juni 1945.

    Pada kesempatan itu, Ir Soekarno menyampaikan gagasannya tentang dasar negara, merdeka yang kemudian dikenal dengan nama Pancasila.

    Tino Saroengallo yang memproduksi film tersebut di Jakarta, Kamis (2016/02/06), mengatakan dokumen-dokumen sejarah didramakan kembali melalui film ini sengaja dihadirkan untuk menyajikan satu episode sejarah mereka, kelahiran Pancasila.

    Film berdurasi 79 menit dengan satu episode menyajikan pidato Bung Karno yang dimainkan oleh Pakusodewo Tyo diciptakan untuk membawa sejarah yang tidak terkena.“Tujuan dari film ini adalah untuk mengisi, menambah bagian yang hilang dari sejarah,” kata Saroengallo.(*)

     

    ude

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Merapi tak Pernah Ingkar Janji
    Jogja Memang Selalu Memberi Kejutan bagi Para Pelancongnya
    Pramugari Perhatikan Empat Hal Ini kepada Penumpang saat Terbang
    Toyota Starlet Segera Dibangkitkan, Ini penampakannya
    Hotel 88 Alun Alun Bandung Resmi Dibuka

    Editorial