web stats service from statcounter

Hot News


  • Berburu Kemenangan di Laga Tandang
    Berburu Kemenangan di Laga Tandang
    • 18 Agustus 2019 | 12:17:00 WIB

    LAGA seru bakal terjadi di di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Minggu (18/8/2019) malam, saat PSM menjamu Persib pada pada Pekan 15 Liga 1 2019

Inspirasi


    Kejati Terus Selidiki Kasus Korupsi Disdik Jabar
    net

    Kejati Terus Selidiki Kasus Korupsi Disdik Jabar

    JuaraNews, Bandung - Kepala Kejati Jabar Feri Wibisono memastikan proses penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan buku Aksara Sunda di Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar, masih berlanjut. Bahkan sejumlah penyitaan kembali dilakukan jaksa penyidik.

    "(Penyidikan) masih jalan, tidak berhenti," ujar Feri kepada wartawan, Selasa (31/5/2016), saat diminta tanggapannya soal perkembangan kasus yang sudah cukup lama ditangani jaksa itu.

    Feri mengatakan, saat ini penyidiknya tengah mendalami kasus termasuk melakukan beberapa penyitaan. Pihaknya juga bekerja sama dengan BPK terkait proses penghitungan kerugian negara. "Kita belum tahu kapan itu (audit) selesai. Yang jelas sedang ditangani BPK. Lagi dihitung kerugian negaranya," jelas Feri.

    Soal kemungkinan bertambahnya tersangka, Feri belum bisa memastikan karena masih menunggu keluarnya hasil penghitungan kerugian negara.

    Diberitakan sebelumnya, dalam kasus ini penyidik Kejati Jabar sudah menetapkan seorang tersangka yaitu Asep Hilman, Kepala Disdik Jabar. Asep ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) No 478/02/fd.1/09/2015. Tersangka diduga telah me-mark up harga pengadaan buku aksara Sunda pada tahun 2010 yang anggaran mencapai Rp4,6 miliar.

    Selain dituding telah menggelembungkan harga, Asep juga menggunakan nama perusahaan fiktif yang memenangkan tender. Dari hasil penyidikan, keberadaan nama-nama perusahaan yang memenangkan tender tidak bisa dipertanggungjawabkan. Hasil penyidikan juga mengungkap ada beberapa kabupaten/kota yang tidak menerima buku Aksara Sunda.

    Asep dijerat Pasal 2 dan Pasal 3 UU No 31/1999 tentang tindak pidana korupsi sebagaimana diubah dengan UU No 20/2001 tentang tindak pidana korupsi. Dengan ncaman hukuman mencapai 20 tahun penjara. Dalam kasus ini, penyidik telah memeriksa sejumlah saksi, di antaranya mantan Kadisdik Jabar Wahudin Zarkasyi, mantan Sekdis Jabar Dedi Sutardi, sejumlah staf di Disdik Jabar, dan sejumlah anggota DPRD Jabar. (*)

    den

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    DPKP3 Mulai Tertibkan Aset di Tamansari
    Berhaji, Oded Minta ASN Bekerja Optimal
    Musim Kemarau, Suhu Bandung di Malam Hari Dingin
    Pemkot Bandung Siap Bersinergi Dengan Pusat
    BKPP: ASN Terbaik Siap Iisi 7 Jabatan Kepala SKPD

    Editorial


      Info Kota