ultah bandung

Hot News


Inspirasi


    Pakai Ponsel saat Badai Berisiko Tersambar Petir

    Pakai Ponsel saat Badai Berisiko Tersambar Petir

    JuaraNews – Mulai saat ini, tahan diri Anda untuk menelepon atau memainkan telepon seluler (ponsel) saat badai disertai petir dan angin kencang melanda. Sebab, fakta membuktikan tindakan itu sangat berbahaya karena penggunanya berisiko tersambar petir.

    Seperti dialami Arina, 11, asal Chernoyarsk, Rusia selatan. Gadis kecil itu tewas seketika dalam kondisi mengenaskan akibat tersambar petir lantaran menerima panggilan telepon saat cuaca buruk melanda. Ironisnya, panggilan telepon itu dari sang ayah yang khawatir akan nasib putrinya ketika badai terjadi di kawasan tempat tinggal mereka.

    Daily Mail melansir, polisi Rusia menyebutkan saat peristiwa itu terjadi, Arina sedang membantu kakek dan neneknya menggembalakan domba di padang rumput. Saat itu, cuaca buruk melanda kawasan tersebut. Tak lama kemudian, ponsel Arina berdering. Arina lalu menjawab telepon dari ayahnya itu. Sedetik kemudian, petir menyambar tubuh kecilnya. Arina tewas seketika di lokasi kejadian.

    Akibat tersambar kilat yang tercipta akibat benturan listrik positif dan negatif di langit itu, Arina menderita luka bakar 90% di sekujur tubuhnya. Ketika sore tiba, kakek dan neneknya cemas karena gadis kecil itu tak juga pulang. Sang kakek lantas mencari Arina dan mendapati cucu kesayangannya telah terbujur kaku.

    Polisi memastikan, posisi Arina saat ditemukan sedang menjawab panggilan telepon seluler. Alat komunikasi itu didapati meleleh di dekat telinganya. Tangan Arina tengah menggenggam ponsel tersebut. “Ketika badai terjadi,  ayah menelepon. Arina menjawab lalu petir menyambar. Ponsel itu meleleh di tangan Arina,” kata Milana, kakak Arina.

    Peristiwa serupa juga menimpa seorang gadis remaja 15 tahun di London. Meski selamat, gadis ini syok berat akibat terkena sambaran petir saat berjalan di tengah badai. Petir tersebut menyambar lantaran dia membawa telepon seluler yang disimpan di dalam tas.

    Swinda Espirit, seorang dokter di Northwick Park Hospital, Inggris mengatakan, risiko tersambar petir meningkat jika seseorang membawa ponsel, baik digunakan untuk menelepon atau tidak, saat badai melanda.

    “Ponsel yang mengandung sinyal dan energi listrik mengundang petir. Begitu juga tubuh manusia. Jadi menggunakan atau membawa ponsel di tengah badai, sangat berisiko. Ketika petir menyambar seseorang, energi listrik akan mengenai seluruh bagian tubuh. Karena itu kilat berakibat fatal bagi manusia,” kata Swinda.

    Fakta tentang risiko membawa atau menggunakan ponsel saat badai juga secara tidak langsung jadi jawaban atas larangan para penumpang pesawat mengaktifkan alat komunikasi mereka selama penerbangan. Selain gelombang frekuensi seluler mengganggu system elektronik pesawat dan komunikasi pilot, juga dapat mengundang sambaran petir, terutama saat pesawat terbang menembus badai. (*)

    Oleh: akbar aulia / bar

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Sequoia, Pohon Terbesar dan Tertua di Dunia
    Tradisi Budaya Indonesia yang Biasa Dilakukan pada Muharam
    Pertanyaan Menggelitik: Apakah Covid-19 Benar-benar Ada?
    Populasi Serangga Makin Turun. Pertanda Kiamat Sudah Dekat? Ini Penjelasan Entomologis LIPI
    Hebat, Selandia Baru Sudah Menyatakan Bebas dari Covid-19
    Berita Terdahulu

    Editorial


      walikota

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads