Vespa Mandarinia, Tawon Pembunuh dari Jepang - JuaraNews Inspirasi Semangat Muda

Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Vespa Mandarinia, Tawon Pembunuh dari Jepang
    Tawon jepang alias Vespa Mandarinia.

    Vespa Mandarinia, Tawon Pembunuh dari Jepang

    JuaraNews – Vespa Mandarinia alias tawon jepang dikenal sebagai salah satu serangga berpenyengat terbesar di dunia. Ukuran tubuhnya bisa sebesar jempol kaki orang dewasa. Panjang sengat di ujung belakang tubuhnya mencapai 14 inci.

    Namun, belum lama ini seorang pengguna Twitter dengan akun @sun-s-k, menggunggah foto tawon jepang dengan ukuran tumbuh sebesar burung gelatik. Tawon tersebut terjebak di dalam lemari milik @sun-s-k. Dia menduga, tawon tersebut adalah ratu.

    Sebab, Vespa Mandarinia hanya aktif selama beberapa bulan, mulai Agustus sampai Oktober dan baru keluar dari hibernasi pada April. Selain ukurannya yang jumbo, tawon jepang juga terkenal memiliki racun cukup berbahaya.

    Bagi penderita alergi, racun satu ekor tawon jepang, dapat membunuhnya. Beberapa ekor tawon jepang dapat membuat manusia normal tanpa alergi, menderita cukup lama. Selain bengkak-bengkak, racun tawon raksasa bisa membuat orang panas dingin selama beberapa hari. Pihak berwenang di Jepang mencatat, sebanyak 40 orang tewas dalam setahun akibat disengat tawon ini.

    Para korban yang selamat mengaku, sengatan tawon jepang ini terasa seperti jarum panas. Ini terjadi lantaran tawon Jepang memiliki racun mematikan Mandaratoksin, sejenis racun pelumpuh saraf atau neurotoksin seperti yang dimiliki ular kobra dan black mamba. Racun ini berakibat fatal bagi korban jika terlambat mendapatkan pertolongan. Ginjalnya akan gagal berfungsi.

    Ngerinya lagi, bekas sengatan tawon jepang meninggalkan bekas luka menganga di tubuh korban. Karena itu, bekas luka biasanya dijahit. Selain di Jepang, tawon yang memiliki habitat di pegunungan ini juga hidup di kawasan Asian Tenggara, China, Korea, dan Nepal. Namun di wilayah lain, ukuran tawon jenis ini tak sebesar dengan yang hidup di Jepang. (*)

    Oleh: akbar aulia / bar

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Terkait
    Berita Lainnya
    Seekor Bayi Gajah di Taman Safari Bogor Dinamai Covid19
    Spekulasi Tuduhan Trump Soal Corona Terus Berlanjut, Kini Menlu AS Klaim Punya Bukti
    Saat Puasa Tidur Kita Kurang, Tapi Badan Tetap Sehat. Ini Rahasianya
    Badan Geologi Kementreian ESDM : Dentuman di DKI bukan dari Letusan GAK
    Pemeriksaan Sampel COVID-19 di Labkesda Jabar, Seperti Ini Tahapannya
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Buku Wagun
      walikota

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads