Hot News


JN-TAM

Inspirasi


    Perayaan Natal di Lokasi Banjir Tetap Khidmat

    Perayaan Natal di Lokasi Banjir Tetap Khidmat

    • Kamis, 25 Desember 2014 | 17:52:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung – Sejumlah gereja di kawasan Bandung selatan tetap menggelar misa Natal dengan khdimat, Kamis (25/12/2014) ini, kendati tempat peribadatan tersebut dikepung banjir. Tercatat sekitar 7 gereja di Kabupaten Bandung, seperti Kecamatan Bojongsoang, Dayeuhkolot, dan Balendah, terendam banjir akibat meluapnya Sungai Citarum.

    Seperti Gereja Pniel Yudha Wyogrha di Kompleks Yon Zipur Kodam III/Siliwangi, Dayeuhkolot Kabupaten Bandung yang sudah terendam banjir selama 4 hari. Sehari menjelang Natal, Rabu (24/12/2014) kemarin, misa digelar pada pukul 19.00 WIB.

    Sedangkan di Hari Natal, Kamis (25/12/2014) digelar misa pukul 09.00 WIB. Namun karena berada di tengah-tengah banjir, misa yang biasanya digelar selama 30 menit menjadi hanya separuhnya.

    "Tahun ini paling parah banjirnya, sampai masuk ke gereja. Selutut tingginya. Banjir datang seringnya malam hari setelah siangnya turun hujan. Tahun lalu, hanya di luar gereja yang banjir," kata Sutiningsih, ajudan pendeta di Gereja Pniel Yudha Wyogrha, seperti dikutip tempo.

    Banjir juga mengepung Gereja Katolik Santa Fransiskus Xaverius di Jalan Bojongsoang, kendati tidak masih ke dalam gereja  di kompleks tentara yang sama sejauh ini hanya sampai halaman. "Kalau banjirnya naik setengah meter, gereja akan terendam," tutur Pendeta Romo Pastrus Sukarno Yusuf.

    Pihak gereja sendiri mendapatkan bantuan perahu karet dari TNI untuk mengangkut jemaat dari tempat tinggal ke gereja. Namun pihaknya tidak meminta perhatian khusus. Perahu kareta tersebut malah diberikan untuk mengangkut warga korban banjir ke tempat-tempat pengungsian. Bahkan gereja digunakan sebagai tempat pengungsian korban banjir.

    Di wilayah Kabupaten Bandung sendiri, setidaknya ada 7 gereja yang teredam banjir dengan ketinggian bervariasi. Sementara itu, Kapolda Jabar Irjen Pol Muhammad Iriawan mengatakan, pihaknya sudah memerintahkan anggota untuk membantu pengungsi yang akan melaksanakan ibadah ke gereja terdekat

    "Ada laporan soal gereja yang terkena banjir di Bojongsoang, Insya Allah akan ada alternatif lain. Tadi saat kita ke sana ada gereja yang terendam 20 cm. Di Bojongsoang air cukup tinggi dengan hujan seperti ini dan terus naik," ujar Iriawan di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa Kota Bandung, Rabu (24/12/2014) malam.

    Menurutnya, anggota kepolisian juga sudah diposisikan di tempat kejadian untuk mengantisipasi dan membantu para pengungsi yang akan direlokasi. "Anggota kami sudah disiapkan di sana untuk mengantisipasi dan membantu pengungsi yang akan direlokasi ke tempat pengungsian," tutupnya. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Masyarakat Diimbau Waspada Ancaman Tanggul Jebol saat Musim Hujan
    Masyarakat Diminta Tetap Menerapkan Protokol Kesehatan saat Libur Panjang
    Pemkot Bandung Fokus Percepatan Intervensi Stunting
    Pemkot Bandung Mulai Proses Pembangunan Rumah Deret Tamansari
    Antisipasi Bajir, Pemkot Bandung Bangunan Dua Kolam Retensi Baru
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Pos Indonesia kanan
      walikota

      Info Kota


      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads