web stats service from statcounter

Hot News


  • Mahasiswa Bandung Demo Menolak Revisi UU KPK
    Mahasiswa Bandung Demo Menolak Revisi UU KPK
    • 17 September 2019 | 17:33:00 WIB

    PULUHAN mahasiswa yang tergabung dalam Poros Revolusi Mahasiswa Bandung melakukan unjukrasa menolak Revisi UU KPK di depan Gedung DPRD Jawa Barat.

Inspirasi


    Gas Metana Jawaban atas Misteri Bermuda
    Segitiga Bermuda.

    Gas Metana Jawaban atas Misteri Bermuda

    JuaraNews – Selama ratusan tahun Segitiga Bermuda menjadi misteri. Puluhan kapal laut dan pesawat terbang hilang di kawasan yang berada di atara Kuba, Puerto Rico, dan puncak segitiganya berada di Florida ini.

    Misteri Bermuda kemungkinan akan terkuak. Hal itu diyakini para ahli setelah mereka meneliti sebuah kawasan laut Skandinavia tepatnya dasar laut dalam Barents, Norwegia. Dasar laut Barents berkedalaman 150 meter, memiliki fenomena hampir sama dengan Bermuda.

    Daily Mail melansir, para peneliti dari Arctic University of Norway menemukan jawaban terkait kekuatan yang dikandung dasar laut Barents. Ternyata di dasar laut itu terdapat cekungan seluas 1 kilomter. Selain itu, cekungan tadi menyemburkan gas metana. Jumlah cekungan pun tak hanya satu. Cekungan-cekungan tersebut merupakan rongga perut bumi sehingga gas metana menyembur dari celah tersebut.

    Menurut ilmuwan, semburan gas metana dalam skala besar menimbulkan ledakan sehingga membahayakan membahayakan kapal laut dan pesawatan terbang yang tepat melintas di atasnya. Karena itu, melalui penemuan ini, para ilmuwan yakin, Segitiga Bermuda di Samudera Atlantik pun memiliki fenomena serupa dengan dasar laut Barents.

    "Dasar laut di segitiga Bermuda secara aktif terurai karena ada gas metana. Penguraian ini terjadi dalam skala besar seperti longsoran akibat reaksi nuklir. Dari sana, produksi gas besar menyembur ke atas. Ini yang menyebabkan temperatur laut tiba-tiba memanas dan kapal tenggelam di air laut Bermuda," kata Igor Yeltsov, ilmuwan asal Rusia yang terlibat dalam penelitian dasar laut Barents.

    Igor mengemukakan, air laut yang mengandung gas metana dalam jumlah sangat besar akan berbuih dan kehilangan kemampuan untuk mengapungkan kapal. Karena itu, kapal yang melintas di atasnya dapat tenggelam secara tiba-tiba, tanpa peringatan sama sekali. “Kapal yang tak pernah ditemukan puing-puingnya kemungkin hancur akibat arus teluk,” tutur Igor.

    Dugaan para ilmuwan tentang Segitiga Bermuda cukup logis. Setidaknya kesimpulan sementara atas hasil penelitian itu mampu mematahkan teori sebelumnya terkait Segitiga Bermuda, seperti anomaly magnetik, pusat kerajaan jin, alien, dan istana Dajjal.

    Namun hingga kini belum ada yang berani melakukan penelitian mendalam untuk mengetahui apa yang sesunggungnya terdapat di dasar laut Segitiga Bermuda itu. Sebab orang-orang khawatir menjadi korban. (*)

    Oleh: akbar aulia / bar

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    5 Fakta Imlek yang Belum Banyak Diketahui Orang
    Susi: Saya Senang, Berarti Dianggap Pintar Dong
    Putusan Presiden Tunisia soal Poligami Bikin Heboh
    Ini Masjid Tempat Salat Jumat setelah Proklamasi
    Bukan Sekadar Hotel, Savoy Homann Juga Jadi Museum

    Editorial