Jepang Rekrut Ninja untuk Promosi Wisata - JuaraNews Inspirasi Semangat Muda

Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Jepang Rekrut Ninja untuk Promosi Wisata
    Perempuan ninja.

    Jepang Rekrut Ninja untuk Promosi Wisata

    JuaraNews – Anda memiliki keahlian bela diri, kungfu atau ninjitsu? Mungkin lowongan kerja ini pas buat Anda. Ya, pemerintah daerah Aichi, Jepang Tengah membuka lowongan kerja untuk direkrut sebagai ninja yang bekerja full time.

    Syaratnya, pelamar harus memiliki keahlian bela diri, menguasai senjata (shuriken dan katana) dan gerakan khas ninja. Soal gaji tak usah khawatir. Pemerintah Daerah Aichi memberikan gaji USD1.600 atau setara Rp21 juta per bulan. Selain itu, ninja yang direkrut akan mendapatkan beberapa fasilitas, seperti tempat tinggal dan tunjangan kesehatan.

    Para ninja yang lolos seleksi ini bertugas mempromosikan pariwisata di Aichi yang terkenal dengan Kuil Nagoya itu. “Para ninja dikontrak kerja selama satu tahun dengan gaji dan bonus. Selain memamerkan ilmu bela diri ninja, mereka juga diminta berfoto bersama pengunjung,” kata pejabat Badan Promosi Pariwisata Pemerintah Daerah Aichi, Satoshi Adachi.

    Menurut Satoshi, warga Jepang diutamakan untuk lowongan ini, tapi warga non-Jepang yang senang dengan sejarah dan pariwisata Negeri Sakura juga diperbolehkan melamalar. Sebab grup ninja yang akan dibentuk untuk pariwisata itu juga harus mampu berbahasa Inggris. “Ninja-ninja kami harus menguasai berbagai bahasa, terutam Jepang dan Inggris,” tutur Satoshi.

    Pemerintah daerah Aichi menerima pendaftaran hingga 22 Maret. Pria dan wanita berusia 18 tahun atau lebih dari negara mana pun dapat melamar. Para calon yang lolos tes, ungkap dia, akan mengikuti kursus pelatihan mempromosikan wisata selama satu bulan pada April mendatang. Para calon ninja yang lolos akan tampil di Kuil Nagoya dan beberapa lokasi wisata lain.

    Penggunaan ninja untuk mempromosikan pariwisata di Jepang telah dilakukan di Kota Iga, sekitar 350 kilometer barat daya Tokyo. Iga merupakan kota dekat ibu kota kerajaan kuno Kyoto yang pernah menjadi tempat tinggal para ninja.

    Ninja yang juga disebut shinobi itu muncul sebagai fenomena unik di era peperangan antarwilayah di Jepang pada abad 15. Para ninja menghilang secara bertahap saat Jepang bersatu pada Abad 17.

    Meskipun ninja merupakan fenomena sejarah yang nyata, sebagian besar cerita tentang mereka masih berdasarkan legenda dan mitos. Ninja saat ini lebih menjadi sejarah menarik minat banyak warga asing dibandingkan warga Jepang sendiri. Beberapa daerah di Jepang makin banyak yang mengkapitalisasi sejarah ninja untuk mendorong pariwisata.

    Langkah pemerintah lokal ini dilakukan untuk menjadikan pariwisata sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi menjelang Olimpiade 2020 di Tokyo. Upaya tersebut didukung Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe. (*)

    Oleh: akbar aulia / bar

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Seekor Bayi Gajah di Taman Safari Bogor Dinamai Covid19
    Spekulasi Tuduhan Trump Soal Corona Terus Berlanjut, Kini Menlu AS Klaim Punya Bukti
    Saat Puasa Tidur Kita Kurang, Tapi Badan Tetap Sehat. Ini Rahasianya
    Badan Geologi Kementreian ESDM : Dentuman di DKI bukan dari Letusan GAK
    Pemeriksaan Sampel COVID-19 di Labkesda Jabar, Seperti Ini Tahapannya
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Buku Wagun
      walikota

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads