Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Setahun di Luar Angkasa, Scott Makin Tinggi 3,8 Cm
    Astronot di luar angkasa.

    Setahun di Luar Angkasa, Scott Makin Tinggi 3,8 Cm

    JuaraNews – Astonot Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) Scott Kelly mengeluhkan berbagai gangguan pada tubuhnya setelah menghabiskan waktu selama satu tahun di luar angkasa.

    Tulang Scott lebih rapuh sehingga mudah patah dibanding manusia normal. Scott juga mengeluhkan kemampuan penglihatan dan motoriknya berkurang. Otot-oto Scott lebih cepat lelah karena jarang digunakan melakukan aktivitas berat selama di luar angkasa.

    Selain itu, tinggi tubuh Scott juga bertambah 3,8 sentimeter (cm) akibat ruas-ruas tulang belakang merenggang. Namun pertambahan tinggi itu hanya sementara. Ketika tubuh Scott telah kembali mendapat gaya gravitasi Bumi, tinggi tubuhnya akan kembali seperti semula.

    Saat kembali ke Bumi pada 2 Maret lalu, Scott langsung menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Kondisi yang dialami Scott itu terjadi lantaran selama satu tahun dia hidup di Stasiun Luar Angkasa ISS yang nol gravitasi.

    Profesor Onkologi Radiasi, Barry Rosenstein mengatakan, radiasi matahari yang diterima Scott di luar angkasa telah meningkatkan risiko kanker. "Aku memiliki masalah pada kulit. Kulitku menjadi sangat sensitif. Rasanya seperti terbakar saat berjalan atau duduk," kata mantan pilot di Angkatan Laut Amerika Serikat ini.

    Perlu diketahui, misi astronot Scott Kelly selama satu tahun di luar angkasa memang menjadi ditujukan untuk penelitian guna mencari tahu apa yang terjadi pada tubuh manusia di kondisi minim gravitasi dan terkena paparan radiasi matahari. Dari penelitian ini diharapkan dapat memberi pencerahan kepada NASA soal keselamatan manusia untuk misi-misi luar angkasa berikutnya, seperti perjalanan ke Mars. (*)

    Oleh: akbar aulia / bar

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Pertanyaan Menggelitik: Apakah Covid-19 Benar-benar Ada?
    Populasi Serangga Makin Turun. Pertanda Kiamat Sudah Dekat? Ini Penjelasan Entomologis LIPI
    Hebat, Selandia Baru Sudah Menyatakan Bebas dari Covid-19
    Baju APD Buatan Indonesia Lolos ISO 16604 Class 3
    Seekor Bayi Gajah di Taman Safari Bogor Dinamai Covid19
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Buku Wagun
      walikota

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads