web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


    Berlian 404 Karat Raksasa Ditemukan di Angola
    Berlian putih raksasa dari Angola.

    Berlian 404 Karat Raksasa Ditemukan di Angola

    • Kamis, 18 Februari 2016 | 13:00:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews – Kalau boleh berandai-andai, Anda akan kaya raya mendadak jika menemukan batu berlian raksasa berukuran panjang 7 sentimeter (cm) dan kadar 404 karat dan ketebalan sekitar 5 cm. Harganya bisa mencapai Rp200 miliar.

    Berlian raksasa itu ditemukan di sebuah wilayah terpencil di  Provinsi Lunda Norte, Angola, Afrika oleh pekerja tambang berlian, Lucapa Diamond Company, belum lama ini. Para ahli batu mulia mengklaim berlian putih tersebut terbesar yang pernah ditemukan di dunia.

    Pihak Lucapa Diamond Company menyatakan, berlian tersebut berharap Rp182 miliar jika belum diasah. Namun setelah jadi dengan kualitas excellent atau sempurna, harganya bisa mencapai USD20 juta atau setara dengan Rp200 miliar lebih.

    "Kami tidak pernah menaksir harga berlian 404 karat. tapi jika kita melihat berlian lain yang lebih ringan dari ini, berlian ini bisa mencapai USD20 juta," kata Kepala Lucapa Diamond Company Miles Kennedy seperti dilansir Mirror.co.uk

    Miles mengemukakan, berlian raksasa yang baru ditemukan tersebut mengalahkan rekor berlian terbesar yang pernah ditemukan pada 2007 di Angola, bernama Angola Star dengan kadar 217 karat.  Berlian ini berhasil ditemukan berkat kerja sama Lucapa dengan Rosas E Petalas, dan Endiama perusahaan berlian nasional Angola.  “Kami melaksanakan proyek Lulu Diamond Project dan berhasil menemukan berlian raksasa ini,” ungkap Miles. (*)

    Oleh: akbar aulia / bar

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Daan Mogot, Pahlawan Nasional Termuda
    5 Fakta Imlek yang Belum Banyak Diketahui Orang
    Susi: Saya Senang, Berarti Dianggap Pintar Dong
    Putusan Presiden Tunisia soal Poligami Bikin Heboh
    Ini Masjid Tempat Salat Jumat setelah Proklamasi

    Editorial