web stats service from statcounter

Hot News


  • Persib Bawa 22 Pemain hadapi Persebaya di Bali
    Persib Bawa 22 Pemain hadapi Persebaya di Bali
    • 15 Oktober 2019 | 18:38:00 WIB

    TIM Persib membawa 22 pemain ke Bali untuk melakoni laga tandang kontra Persebaya yang akan digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat (18/10/2019).

Inspirasi


    Ini Alasan Menpora, Pemerintah Ogah Gabung Tim AD-
    Net Imam Nahrawi

    Ini Alasan Menpora, Pemerintah Ogah Gabung Tim AD-

    • Kamis, 18 Februari 2016 | 10:22:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews - Menteri pemuda dan olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menegaskan, pemerintah masih belum mau bergabung dengan Komite Ad-Hoc jika prasyarat yang diberikan belum dipenuhi.

    Imam bahkan mengklaim Wakil Presiden RI Jusuf Kalla merasa tersinggung kepada ketua Komite Ad-Hoc Agum Gumelar terkait keberadaaan tim bentukan FIFA tersebut. Menurutnya, hingga saat ini pemerintah masih memegang komitmen dengan prasyarat yang mereka ajukan.

    “Hanya melaporkan ke Wapres bahwa saya sudah bertemu Pak Agum, bagaimana Pak Agum ingin pemerintah segera mencabut pembekuan dan sebagainya. Tentunya kami juga menyampaikan prasyarat yang kami berikan harus dilaksanakan dengan baik, dan komitmennya masih dipegang,” kata Imam seperti dikutip Goal Indonesia.

    Dia menegaskan, prasyarat yang diajukan pemerintah. “Mereka mau enggak berubah? Harus ada KLB [kongres luar biasa], harus ada pemenuhan hak-hak yang digariskan oleh FIFA, statuta FIFA dan sebagainya.” tegas dia.

    Imam juga menegaskan kepada Wapres alasan pemerintaah belum mau bergabung dengan tim Ad-Hoc. “Kepada wapres kita sampaikan, pemerintah belum bisa bergabung dengan tim Ad-Hoc sampai pembenahan itu betul-betul dilakukan dengan baik. Tanda-tanda itu harus ditunjukkan kepada pemerintah.” jelas menpora.

    Imam pun akan melaporkan hasil pertemuan dengan ketua Komite Ad-Hoc Agum Gumelar kepada Presiden Joko Widodo. “Berikutnya kami akan laporkan ke Presiden (Joko Widodo), Wapres juga akan melaporkannya. Pak Wapres mengingatkan ke Pak Agum, pemerintah sedikit tersinggung, karena yang diharapkan adalah adanya Tim Kecil bersama pemerintah dan PSSI, maupun FIFA dan AFC. Tapi kenyataannya ada tim Ad-Hoc. Pak Wapres mengingatkan itu. Kita lihat nanti setelah presiden pulang dari Amerika Serikat. Kita laporkan semuanya,” dia kembali menegaskan.

    Imam pun optimistis tim nasional Indonesia bisa berlaga di Asian Games 2018, karena permasalahan sepakbola nasional akan berakhir sebelum perhelatan multievent empat tahunan Asia tersebut. Menurut Imam, timnas membawa nama negara, bukan FIFA maupun konfederasi sepakbola Asia (AFC).

    “Tapi prinsipnya adalah sebelum Asian Games semua ini harus selesai. Artinya, di Asian Games Indonesia harus ikut dalam cabor olahraga itu,” tegas Imam.

    “Kita bicara SEA Games, Asian Games, pasti kita ingin mengharumkan merah putih. Kalau bicara merah putih tidak bisa dong lari dari wilayah hukum Indonesia, dan selalu itu yang didengung-dengungkan timnas, timnas. Timnas itu merah putih, bukan FIFA atau AFC. Di situ mereka punya kepentingan.” pungkas dia. (*)

    don

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Dibantai UEA 5-0, Indonesia Makin Terpuruk
    Pelatih Persipura Akui Persib Lebih Cerdik
    Persipura tak Mau Kalah Lagi dari Persib
    Semen Padang Bertekad Curi Poin di Bandung
    RD Kecewa PS Tira Kembali Gagal Menang Kandang

    Editorial


      Klasemen Liga Indonesia

      Tim M Point
      1 Bali United 20 48
      2 PS Tira Persikabo 22 36
      3 Madura United 21 35

      Jadwal Liga


        Klasemen Liga Dunia

        Tim M Point
        1. Liverpool 7 21
        2. Manchester City 7 16
        3. Leicester City 7 14
        4. Arsenal 7 12
        Tampilkan Detail