Macan Tutul Masuk Sekolah, 6 Orang Terluka - JuaraNews Inspirasi Semangat Muda

Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Macan Tutul Masuk Sekolah, 6 Orang Terluka
    Macan tutul menyerang seorang pria.

    Macan Tutul Masuk Sekolah, 6 Orang Terluka

    • Rabu, 10 Februari 2016 | 13:09:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews – Seekor macan tutul jantan buas masuk ke lingkungan sekolah Vibgyor International School di Kundalahalli, Negara Bagian Bengalore, India. Akibatnya fatal, enam orang terluka serius setelah berupaya menangkap hewan buas tersebut.

    Video yang merekam detik-detik dramatis serangan macan tutul dan upaya penangkapan beredar luas di internet, terutama situs berbagi video Youtube. Orang-orang, tampak ketakutan saat sang macan mengamuk dan menerkam seorang pria di dekat kolam renang.

    Korban tampak sedang berusaha melompati pagar untuk menyelamatkan diri namun tubuhnya terbanting ke lantai karena digigit dan dicakar sang macan. Macan tutul merobek paha dan tangan pria yang berprofesi kameramen di salah satu stasiun televisi lokal itu.

    Aparat berwenang lantas menerjunkan tim untuk menangkap dan melumpuhkan si leopard. Namun ternyata tak mudah mengalahkannya. Butuh waktu 10 jam lebih untuk membuat macan tutul bertekuk lutut. Petugas menggunakan senapan obat bius dan senjata api. Tembakan obat bius tak berhasil melumpuhkan macan. Gerakannya yang lincah membuat para penembak tak berhasil menancapkan jarum obat bius ke tubuh hewan buas tersebut. Namun setelah melakukan perburuan selama berjam-jam, akhirnya petugas berhasil menembak mati macan tutul berusia empat tahun tersebut.

    Di Negara Bagian Bengalore, India terdapat 12.000-14.000 populasi macan tutul. "Butuh perjuangan cukup melelahkan dan waktu lama untuk menaklukkan macan tutul itu. Enam orang terluka, termasuk Sanjay Gubbi dari Departemen Kehutanan Bengalore dan petugas Benny Maurius," kata S Boralingaiah, komandan polisi Bengalore.

    Ravi Ralph, pemerhati lingkungan dan alam mengatakan, kemungkinan besar macan tutul tersebut keluar dari hutan tak jauh dari sekolah untuk mencari makan. Pada 2015 lalu, masyarakat Rajasthan, Bengalore menyelamatkan hidup seekor macan tutul yang kepalanya terjebak dalam pot logam. Si macan tutul diduga kelaparan dan mencari makan di perkampungan penduduk. (*)

     

     

    Oleh: akbar aulia / bar

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Seekor Bayi Gajah di Taman Safari Bogor Dinamai Covid19
    Spekulasi Tuduhan Trump Soal Corona Terus Berlanjut, Kini Menlu AS Klaim Punya Bukti
    Saat Puasa Tidur Kita Kurang, Tapi Badan Tetap Sehat. Ini Rahasianya
    Badan Geologi Kementreian ESDM : Dentuman di DKI bukan dari Letusan GAK
    Pemeriksaan Sampel COVID-19 di Labkesda Jabar, Seperti Ini Tahapannya
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Buku Wagun
      walikota

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads