Hot News


JN-TAM

Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Harus Jadi Juara di ASEAN
    dokumentasi

    Harus Jadi Juara di ASEAN

    LEBIH dari satu bulan lalu, Masyarakat Ekonomi ASEAN atau MEA sudah diberlakukan oleh 10 negara ASEAN, termasuk di Indonesia.

    Pasar bebas yang memang memberikan kebebasan yang tidak semuanya untuk free flow of goods, free flow of service, free flow of people, free flow of capital, dan free flow of investment untuk memenuhi pasar yang lebih dari 650 juta jiwa dan terbesar di Indonesia dengan lebih dari 250 juta jiwa.

    Betapa bahasan tentang MEA yang begitu ramai dilakukan banyak orang dan termasuk bagaimana sejatinya entrepreneur menghadapi pasar bebas tersebut ketika di akhir tahun pada tanggal 31 Desember 2015. Banyak sekali komentar dan pendapat bagaimana kesiapan Indonesia untuk memasuki pasar bebas tersebut dan bagaimana bisa mendapatkan competitive advantage sehingga produknya tetap bisa diterima di pasar ASEAN.

    Pertanyaannya sekarang, adalah bagaimana setelah sebulan pelaksanaan MEA tersebut? Bagaimana kesiapan seluruh komponen yang terlibat dalam MEA, khususnya para entrepeneur di Jabar? Tentu hal ini perlu diangkat dan dibahas kembali karena ketika MEA di implementasikan, sejauh mana bergerak untuk mencapainya. Jangan sampai terjebak ketika mau dijalankan dan setiap orang memberikan komemtar dan pendapat.

    Rasanya, sebulan pelaksanaan MEA tersebut belum terasa dan terlihat gerak-gerik para entrepeneur untuk mencapai kesukesan di MEA ini. gerak-gerik yang sejaitnya menjadi strategi yang harus diambil dan dijalankan untuk mencapai sustainable competitive advantage atau keunggulan bersaing  yang berkelanjutan. Jangan jauh-jauh dulu, minimal untuk 1 tahun pertama, entrepreneur bisa fokus membangun daya saing di Indonesia.

    Tentu hal ini tidaklah mudah. Para entrepreneur muda di Jabar, khususnya dan Indonesia pada umumnya masih terjebak dengan kegiatan yang bersifat rutinitas untuk memenuhi target penjulan mereka. Rutinitas yang membuat mereka tidak sempat untuk berfikir bagaimana bisa bekerja dengan lebih baik untuk bisa bersaing di pasar ASEAN. Padahal, banyak pendapat yang menyatakan bahwa entrepeneur muda Jawa barat lah yang paling siap menghadapi MEA dibandingkan entrepreneur dari provinsi lain. Bahkan konsep jabar masagi yang dikembangkan oleh pemerintah Provinsi Jawa Barat pun dioptimasi untuk mencapai daya saing entrepreneur muda di Jabar.

    Hal ini perlu menjadi pemikiran entrepreneur untuk bisa mencapai kesuksesan dalam bisnis di pasar ASEAN. Saat ini adalah waktunya untuk berfikir strategik dan menjadi strategic entrepreneur untuk bisa menjadi juara di ASEAN. Salam Juara. (*)

    Meriza Hendri

    Founder STRABIZ Management Consulting, GIMB Foundation

     

     

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Mencari Jejak dan Memenangkan Kehidupan Lawan Covid-19
    Tips Mengenali Risiko Terkena Infeksi Virus Corona
    Tegakkan Independensi dan Profesionalisme Pers
    Memaknai Arti Kemerdekaan di Era Disrupsi
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Klasemen Liga Dunia

      Tim M Point
      1. Liverpool 12 34
      2. Leicester City 12 26
      3. Chelsea 12 26
      4. Manchester City 12 25
      Tampilkan Detail

      Klasemen Liga Indonesia

      Tim M Point
      1 Persib Bandung 3 9
      2 Bali United 3 7
      3 PSIS Semarang 3 6