Klinik di Bandung Diduga Terlibat Penjualan Ginjal
net ilustrasi

Klinik di Bandung Diduga Terlibat Penjualan Ginjal

  • Jumat, 29 Januari 2016 | 05:13:00 WIB
  • 0 Komentar

JuaraNews, Bandung - Penyidik Polrestabes Bandung bekerja sama dengan Bareskrim Polri bakal melakukan penggeledahan terhadap sebuah klinik di Kota Bandung yang diduga terlibat praktik penjualan ginjal.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Angesta Romano Yoyol mengatakan, pihaknya siap membantu Bareskrim untuk mendalami kasus praktik penjualan organ tubuh ginjal di Bandung. "Kita turut mendalami kasus penjualan organ ginjal," kata Yoyol, Kamis (28/1/2016).

Yoyol menyebutkan, anggotanya juga ikut mendampingi petugas Bareskrim saat menangkap salah satu tersangka di kawasan Batununggal, Kota Bandung pada 17 Januari lalu. "Koordinasi dari Bareskrim itu akan mengecek salah satu klinik," katanya.

Namun Yoyol belum bersedia menyebutkan nama klinik yang akan digeledah tersebut. Dia menyampaikan, kasus tersebut belum dapat diungkapkan sepenuhnya kepada publik karena masih dalam pengembangan.

"Belum bisa diungkapkan karena dari Bareskrim masih dalam pengembangan," kata Yoyol.

Diberitakan sebelumnya, Bareskrim Polri membongkar sindikat penjualan organ ginjal dan menangkap 3 tersangka berinisial HS, AG dan DD. HS ditangkap polisi di Jakarta, sedangkan AG dan DD ditangkap di Bandung.

Tersangka HS berperan sebagai penghubung ke rumah sakit, sedangkan AG dan DD berperan merekrut pendonor ginjal atau korban.

Pendonor mendapatkan imbalan Rp80 juta hingga Rp90 juta, kemudian penerima ginjal dikenakan biaya Rp225 juta sampai Rp300 juta untuk pembelian satu ginjal. Ketiga tersangka dijerat Pasal 64 Ayat 3 UU No 36/2009 tentang Kesehatan. (*)

den

0 Komentar

Tinggalkan Komentar


Cancel reply

0 Komentar


Tidak ada komentar

Berita Lainnya


Gubernur Jabar Fasilitasi 73 Tenaga Medis Perawat Pasien Covid19 di Hotel Prama Grand Preanger
Pemkot Bandung Siapkan Rp298,2 Miliar Tanganani Covid19
Pemkot Bandung Jadikan TPU Cikadut Lokasi Pemakaman Jenazah Covid19
Surat Edaran Direvisi,Toko Modern di Kota Bandung Tutup Pukul 20.00
Jabar Bergerak Salurkan Seribu Sembako untuk Warga Terdampak COVID-19

Editorial


    Info Kota