Peras Bos Karaoke, Perwira Polisi Dituntut 7 Tahun
ilustrasi

Peras Bos Karaoke, Perwira Polisi Dituntut 7 Tahun

JuaraNews, Bandung - AKBP Pentus Napitu, perwira menengah yang bertugas di Mabes Polri, dituntut hukuman 7 tahun penjara dan denda Rp200 juta subsider 6 bulan kurungan dalam sidang yang digelar di PN Bandung, Jalan RE Martadinata Kota Bandung, Rabu (27/1/2016).

Menurut jaksa penuntut umum (JPU), terdakwa terbukti memeras bos Fix Boutique Karaoke Bandung yang tersangkut kasus dugaan kepemilikan narkoba.

"Memohom kepada majelis hakim untuk menyatakan terdakwa Pentus Napitu bersalah. Menjatuhkan pidana penjara selama 7 tahun dan denda Rp 200 juta subsider 6 bulan kurungan," kata JPU TM Pakpahan SH dalam surat tuntutannya.

Dalam pertimbangannya, JPU menyampaikan hal memberatkan, yakni perbuatan terdakwa bertentangan dengan program pemerintah dalam pemberantasan korupsi. Sedangkan hal meringankan, terdakwa berlaku sopan dan belum pernah dihukum.

Pada sidang yang dipimpin ketua majelis hakim Endang Makmun SH ini, terdakwa akan menyampaikan nota pembelaan atau pleidoi terhadap tuntutan JPU pada Rabu (3/2/2016) mendatang. (*)

bes Polri AKBP Pentus Napitu, dituntut hukuman

7 tahun penjara dan denda Rp200 juta subsider 6

bulan kurungan dalam sidang yang digelar di PN

Bandung, Jalan RE Martadinata Kota Bandung, Rabu

(27/1/2016).

Menurut jaksa penuntut umum (JPU), terdakwa

terbukti memeras bos Fix Boutique Karaoke

Bandung yang tersangkut kasus dugaan kepemilikan

narkoba.

"Memohom kepada majelis hakim untuk menyatakan

terdakwa Pentus Napitu bersalah. Menjatuhkan

pidana penjara selama 7 tahun dan denda Rp 200

juta subsider 6 bulan kurungan," kata JPU TM

Pakpahan SH dalam surat tuntutannya.

Dalam pertimbangannya, JPU menyampaikan hal

memberatkan, yakni perbuatan terdakwa

bertentangan dengan program pemerintah dalam

pemberantasan korupsi. Sedangkan hal

meringankan, terdakwa berlaku sopan dan belum

pernah dihukum.

Pada sidang yang dipimpin ketua majelis hakim

Endang Makmun SH ini, terdakwa akan menyampaikan

nota pembelaan atau pleidoi terhadap tuntutan

JPU pada Rabu (3/2/2016) mendatang. (*)

den

0 Komentar

Tinggalkan Komentar


Cancel reply

0 Komentar


Tidak ada komentar

Berita Lainnya


Gubernur Jabar Fasilitasi 73 Tenaga Medis Perawat Pasien Covid19 di Hotel Prama Grand Preanger
Pemkot Bandung Siapkan Rp298,2 Miliar Tanganani Covid19
Pemkot Bandung Jadikan TPU Cikadut Lokasi Pemakaman Jenazah Covid19
Surat Edaran Direvisi,Toko Modern di Kota Bandung Tutup Pukul 20.00
Jabar Bergerak Salurkan Seribu Sembako untuk Warga Terdampak COVID-19

Editorial


    Info Kota