Huaxi, Desa Impian dari Negeri Tirai Bambu
Huaxi, desa terkaya di China.

Huaxi, Desa Impian dari Negeri Tirai Bambu

  • Sabtu, 23 Januari 2016 | 11:02:00 WIB
  • 0 Komentar

JuaraNews – Negeri impian saat ini bukan wonderland yang penuh makhluk-makhluk aneh dan keajaiban. Dia ada dan nyata dengan lambing kemakmuran masa kini. Desa Huaxi di Provinsi Jiansu, China, namanya.

Desa berpenduduk 2.000 jiwa ini dinobatkan sebagai desa terkaya di China atau mungkin saja di dunia. Tiap warganya hidup makmur, memiliki rumah mewah, dua mobil, dan tabungan minimal USD250.000 atau Rp3 miliar.

Mobil-mobil lux berharga miliaran seperti Mercedes, Lamborgini, Ferrari, BMW, dan Cadilac berseliweran di jalan-jalan desa. Hebatnya lagi, penduduk Huaxi mendapatkan makanan supersehat, pakaian, dan bahan bakar minyak gratis. Selain itu, mereka mendapatkan asuransi kesehatan terbaik.

Dulu, Huaxi adalah desa kecil dan sunyi dengan penduduk hanya 576 jiwa. Namun dalam waktu 30 tahun saja setelah Wu Renbao, pemimpin Desa Huaxi, menggabungkan prinsip dasar sosialis-komunis dan pasar bebas, desa ini berubah menjadi lambang kemakmuran dengan Negeri Tirai Bambu itu. Tak hanya orang kaya China yang ingin tinggal di Huaxi, tapi juga sejumlah investor dari negara lain berlomba-lomba eksis di desa ini.

Beberapa waktu lalu, Huaxi General Aviation (HGA) membeli helikopter sebagai alat transportasi bagi wisatawan. Helikopter disiagakan di Bandar Udara (Bandara) Jiangyin Huaxi. Dengan helikopter yang dioperasikan oleh Tongyong Airline Company ini, wisatawan bisa menikmati Desa Huaxi dari ketinggian 300 meter.

Selain menikmati suasana permukiman warga Huaxi yang tertata rapi, wisatawan pun dapat melihat-lihat replika situs terkenal dunia seperti Menara Eiffel, Gedung Opera Sydney, Tembok China, Arc de Triomphe, dan lain-lain. Untuk menginap, di Huaxi terdapat hotel-hotel mewah berbintang 7. Tak heran jika Huaxi dikunjungi 2 juta wisatawan tiap tahun.

Desa Huaxi juga memiliki gedung pencakar langit setinggi 328 meter, Hanging Village of Huaxi yang diresmikan pada 7 Oktober 2011. Hanging Village of Huaxi merupakan gedung tertinggi ke-15 di dunia dengan 74 lantai. Gedung ini lebih tinggi empat meter dibanding Menara Eiffel di Paris, Prancis yang hanya 324 meter.

Hebatnya, Hanging Village of Huaxi dibangun dari dana patungan warga karya Huaxi yang terkumpul saat perayaan hari jadi ke-50 kota ini. Warga berhasil mengumpulkan dana ratusan miliar rupiah.

“Gedung ini simbol kolektivitas warga Huaxi. Hanging Village of Huaxi memiliki 800 kamar suite dan dapat menampung sekitar 2.000 orang. Selain itu, tersedia ruang pameran, restoran berputar, kolam renang atap, dan kebun,” kata Wakil Ketua Partai Desa Huaxi, Zhou Li. (*)

 

 

Oleh: akbar aulia / bar

0 Komentar

Tinggalkan Komentar


Cancel reply

0 Komentar


Tidak ada komentar

Berita Lainnya


Gunung Merapi DIY  Hari ini Meletus
Daan Mogot, Pahlawan Nasional Termuda
5 Fakta Imlek yang Belum Banyak Diketahui Orang
Susi: Saya Senang, Berarti Dianggap Pintar Dong
Putusan Presiden Tunisia soal Poligami Bikin Heboh

Editorial