Pos Indonesia

Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Polisi Pastikan Sugito Bukan Pelaku Bom Sarinah
    net

    Polisi Pastikan Sugito Bukan Pelaku Bom Sarinah

    • Minggu, 17 Januari 2016 | 17:03:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Jakarta - Mabes Polri memastikan Sugito (42) adalah korban, bukan terduga teroris pada peristiwa Bom Sarinah, Jalan MH Thamrin Jakarta, Kamis (14/1/2016) lalu.

    Sebelumnya, muncul dugaan bahwa Sugito yang berprofesi sebagai kurir tersebut merupakan bagian dari komplotan pelaku ledakan bom yang berjumlah 5 orang. Namun setelah Densus 88, Mabes Polri, dan Polda Metro Jaya melakukan penyelidikan, disimpulkan bahwa warga Karawang ini adalah warga sipil yang menjadi korban.

    Dengan penyelidikan ini, berarti hanya ada 4 terduga teroris yang melakukan pengeboman dan penembangan di kawasan Sarinah tersebut. Keempatnya, yakni Dian Jodi Kurniadi (25) yang tewas akibat ledakan di Pos Polisi Sarinah,  Muhammad Ali (39) tewas di halaman Starbucks Cafe, Afif alias Sutarmin (32) warga Subang tewas akibat baku tembak di halaman Starbucks, dan Ahmad Muhazan bin Saron (26) yang ditemukan tewas di dalam Starbucks Cafe.

    "Kami sudah memastikan bahwa terduga pelaku jumlahnya hanya 4. Kemarin kita sampaikan dari awal 5, kemarin atas nama Sugito bisa pelaku bisa gak," kata Iqbal di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (17/1/2016).

    Menurut Iqbal, warga Karawang itu sebelumnya masih diduga sebagai pelaku lantaran ada kemiripan nama dengan seseorang yang masuk dalam data base milik Polri. Selain itu, keterangan saksi menyebut dia berjalan bersama dengan diduga pelaku DJK.

    "Kita pastikan terduga pelaku hanya empat, Sugito hanya warga. Kita sudah kroscek, dia hanya kurir suatu perusahaan, kita sudah minta keterangan keluarga," tukasnya.

    Korban warga sipil yang tewas sendiri total menjadi 4 orang. Setelah Sugito dinyatakan sebagai warga sipil, salah satu korban luka berat bernama Rais Karna (37) warga Bogor, akhirnya meninggal di RS Abdi Waluyo. Office bos Bangkok Bank ini terkena tembak teroris. Sementara 2 korban tewas lainnya, yakni Amel Quali Taher (60), warga negara Kanada, tewas ditembak pelaku, dan Rico Hermawan (21) asal Boyolali terkena bom di Pos Polisi Thamrin.

    Tiga jenazah warga Indonesia yang menjadi korban sudah diambil dan dimakamkan pihak keluarga. Sementara jasad Amel Quali masih berada di RS Polri Keramatjati menunggu diambil pihak Kedutaan Besar Kanada. Jenazah keemapat pelaku teror pun masih berada di rumah sakit, guna kepentingan penyidikan. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Kembali Beroperasi,  Pemkot Bandung Tunggu Kesiapan Tempat Hiburan
    Ini Dua Syarat Pembelajaran Tatap Muka yang Dianjurkan Pemprov Jabar
    Enam Nelayan Hilang, Satu Warga Tewas Tertimpa Pohon  di Aceh Selatan      
    Tingkatkan Kualitas Perencanaan Pembangunan, Pemprov Kerja sama dengan IAP
    Sekda Jabar: Penyelamatan Dunia Usaha Perlu Intervensi Pemerintah
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads