Pos Indonesia

Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Ini Dia Indentitas 5 Terduga Teror Bom Sarinah
    xinhua/veri sanovri Afif alias Sunakim, salah satu terduga teroris

    Ini Dia Indentitas 5 Terduga Teror Bom Sarinah

    • Sabtu, 16 Januari 2016 | 15:05:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Juara - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri sudah berhasil mengidentifikasi 4 dari 5 pelaku teror bom dan penembakan di kawasan Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (14/1/2016). Jenazah 5 pelaku sendiri bersama 2 korban warga sipil kini masih berada di RS Polri Keramatjati Jakarta, guna kepentingan penyelidikan.

    "Sementara kita bisa identifikasi 4 orang, atas nama AMA, kemudian AM, kemudian DC, dan SM," kata Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti dalam wawancara yang disiarkan tvOne, Jumat (15/1/2016).

    Namun, untuk memastikan identitas para pelaku ini, kepolisian harus melakukan pengecekan kembali, dengan mengkonfirmasi identitas mereka dengan pihak keluarga.

    "Ini baru empat orang dan masih akan kita cek pada keluarganya. Sehingga betul-betul pelaku ini mereka yang melakukan, dan dibenarkan oleh keluarga mereka," terang Badrodin.

    Kapolri tidak mau nama para pelaku ini tersebar ke publik, sebelum identitas mereka dikonfirmasi pada keluarganya. Hal ini untuk mencegah terjadinya kesimpang-siuran informasi di masyarakat.

    "Ini perlu dilakukan karena tidak boleh kita cek atas nama ini, padahal orang yang bersangkutan masih ada orangnya disana," jelas Badrodin.

    Sebelumnya, Tim DVI sendiri merilis daftar nama 5 dari 7 korban tewas dalam peristiwa Bom Sarinah tersebut. Dari 5 jenazah tersebut, 4 orang merupakan warga Indonesia, dan seorang warga negera asing (WNA) asal Kanada.

    Kelima korban tewas tersebut, yakni Ahmad Muhazad, lahir 5 Juli 1990 asal Krangkeng, Indramayu; Sugito, lahir 23 Peb 1973, asal Purwasari, Kerawang; Muhamad Ali, lahir 17 maret 1976, warga Kampung Sanggrahan Kembangan Jakarta; Amir Qali, lahir 23 Juni 1990, WNA Kanada; dan Dian Juni Kurniadi, warga Jalan Sudirman Kav 18 Jakarta atau Kota Waringin Kalimantan Tengah.
     
    Tidak dijelaskan, yang mana dari 4 jenazah warga Indonesia yang merupakan pelaku teror. Namun jika merujuk pada pernyataan Kapolri, bisa disimpulkan hanya Amir Qali yang bukan merupakan pelaku teror. AMA kemungkinan adalah Muhamad Ali, AM adalah Ahmad Muhazad, DC yakni Dian Juni Kurniadi, dan SM adalah Sugito. Sedangkan 1 pelaku lainnya, bisa dipastikan adalah Afif alias Sunakim, anggota kelompok Jamaah Anshor Khilafah Nusantara (JAKN) yang berafiliasi dengan ISIS.

    "Sementara memang dugaan kita itu (Afif) berdasarkan data di kepolisian. Tapi kan harus dicek lanjut, keluarganya di Sumedang nanti kita ambil darahnya. Jadi sementara masih kami proses," kata Badrodin di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (15/1/2016).

    Sedangkan seorang korban tewas warga sipil yang identitasnya belum diungkap, dipastikan bernama Rico Hermawan (21), pengendara motor yang saat kejadian tengah berada di pos polisi karena sedang ditilang. Hal itu pun diakui Kapolri dalam wawancara dengan tvone tersebut. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Ini Syarat Pembelajaran Tatap Muka Sekolah di Jabar
    To Observe, To Control, To Connect, Tiga Fungsi Sosial Media Menurut Gubernur
    Alfian Tanjung Ingatkan Bahaya PKI, Gerak: Kita Siap Jihad
    Komunitas Supratman Freedom Military, Wadah Penyuka Hobi Army
    Jaga Kesehatan! Pesan Doni Kepada Sukarelawan Penanganan Covid19
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads