Pos Indonesia

Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Santri Ponpes Cikeas Hilang Digulung Ombak Cisolok
    ilustrasi

    Santri Ponpes Cikeas Hilang Digulung Ombak Cisolok

    • Minggu, 27 Desember 2015 | 04:31:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Sukabumi – Para wisatawan yang berlibur ke kawasa pantai, harus lebih waspada jika tak ingin bernasib nahas seperti Aldi Pratama (17) yang tergelam diseret ombak Pantai Kebon Kalapa Karanghawu, Cisolok Kabupaten Sukabumi, Sabtu (26/12/2015) pagi.

    Santri pondok pesantren di Cikeas, Bogor ini hilang terseret ombak dan hingga kini masih dalam pencarian tim penyelamat yang terdiri atas Polisi Air Polda Jabar, Basarnas, dan Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista).

    Warga Kampung Cagak Kecamatan Gunung Putri Kabupaten Bogor terseret ombak bersama 5 temannya ketika bermain di pinggir pantai sekitar pukul 06.00 WIB. Namun kelima temannya bisa diselamatkan, sedangkan Aldi hanyut terbawa ombak. Sejumlah rekan korban telah mendapatkan perawatan dari petugas medis yang siaga di puskesmas dan telah diberitahukan kepada para keluarga.

    Koordinator Pos SAR Sukabumi Basarnas Agung Priambodo mengungkapkan, kejadian itu bermula ketika 10 santri melakukan selfie di pinggir pantai sekitar pukul 06.00 WIB di saat kondisi pantai masih relatif gelap. Tak disangka ombak yang tingginya sekitar 1,5 meter menghampiri dan menyeret mereka ke tengah laut.

    "Awalnya dua orang yang terseret ombak, cuman karena rekan-rekannya ingin membantu jadi ikut hanyut semua dan berteriak minta tolong," ujar Agung.

    Tim penyelamat, langsung melakukan penyelamatan terhadap 10 santri tersebut. Sebanyak 8 santri berhasil diselamatkan dan seorang santri berhasil menyelamatkan dirinya sendiri. Sementara seorang santri, yakni Aldi hilang terseret arus ke tengah laut.

    "Waktu kejadian korban kecelakaan ini sudah berjarak sekitar 5-10 meter dari bibir pantai yang kendalamannya kurang dari 5 meter. Sementara yang hilang (Aldi) posisinya sudah agak di tengah," ujar Agung.

    Agung mengatakan, pencarian terhadap Aldi dilakukan hingga sore ini. Tim penyelamat pun menyisir pinggir pantai dan ke tengah dengan menggunakan perahu karet. Namun pihaknya masih belum menemukan Aldi.

    "Gelombang dan ombak memang agak tinggi makanya kami juga tidak begitu berani ke tengah. Anginnya juga kencang," ujar Agung,

    Merespon kejadian tersebut, pihaknya melarang wisatana mandi atau berenang di pantai. Pihaknya telah memasang tanda peringatan untuk tidak berenang di sejumlah titik. Aldi pun mengimbau semua wisatawan untuk berhati-hati dan tidak perlu mandi di laut. Pasalnya, ombaknya sangat tinggi dan karakter pantainya cukup berbahaya. Arus tarik ke tengah laut pun cukup kuat dan berdasarkan informiasi nelaya ada palung tak jauh dari pinggir pantai.

    "Kami ada pos di sini bersama dengan intansi terkait lainnya. Mulai aktivitas siaga dari jam 07.00 sampai jam 17.00. Jadi sekitar pukul 17.00 kami sudah minta pengunjung ke pinggir semua," kata Agung. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    38 Orang Positif Covid-19, Gedung DPRD Jabar akan Ditutup
    DPRD Jabar akan Fasilitasi Isolasi Mandiri 38 Orang Positif Covid-19
    Pempov Jabar Bantu Pelaku Usaha UMKM Rp 2,4 Juta
    Kadinkes Jabar: 40 Pegawai Gedung Sate Dipastikan Sembuh Covid-19
    Penutupan Gedung Sate Diperpanjang Dua Minggu
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads