Hot News


JN-TAM

Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Self Assessment dalam Menghadapi MEA
    dokumentasi

    Self Assessment dalam Menghadapi MEA

    • Rabu, 16 Desember 2015 | 06:42:00 WIB
    • 0 Komentar

    MENJELANG pemberlakukan Masyararakat Ekonomi ASEAN (MEA), sejatinya entrepreneur memperhatikan berbagai informasi yang datang dari berbagai pihak, termasuk juga dari pemerintah yang pastinya berkepentingan terhadap MEA itu sendiri.

    Beberapa hari lalu, Presiden Joko Widodo memberikan kata sambutan dalam pertemuan dengan para insinyur dan membahas tentang kesiapan menghadapi MEA yang tinggal hitungan hari untuk diimplementasikan di kawasan ASEAN. Jelas pernyataan dari Presiden ini memberikan sedikit angin segar ketika banyak orang yang cenderung khawatir dengan kesiapan Indonesia menghadapinya.

    Bahkan Presiden menyatakan dalam forum tersebut, para pimpinan negara di negara-negara ASEAN berbisik kepada beliau dan menyatakan bahwa mereka khawatir nanti dengan MEA dengan masuknya produk-produk Indonesia. Tentu pernyataan ini perlu dianalisa lebih dalam lagi sebagai seorang entrepreneur yang pastinya berharap akan mencapai sustainable competitive advantage ketika MEA diberlakukan.

    Sebagai seorang entrepreneur, jelas pernyataan Presiden ini perlu dianalisa lebih tajam. Ada beberapa poin utama yang harus dipahami dengan baik sehingga tidak memberikan pemahaman yang ambigu terhadap diri seorang entrepreneur menyangkut bisnis dan kondisi real tentang apa yang mereka hadapi dalam MEA nantinya. Hal mendasar yang harus dilakukan oleh setiap entrepreneur adalah melakukan self assessment terhadap diri sendiri dan bisnis masing-masing.

    Setiap entrepreneur harus melakukan penilaian atas diri mereka sendiri dalam konteks kompetensi, yaitu knowledge, skill, dan attitude masing-masing dalam bisnis. Hal ini penting karena berhubungan dengan bagaimana setiap entrepreneur bisa memahami sejauhmana pengetahuan tentang bisnis dan manajemen, skill dalam menjalankan bisnis dan manajemen, serta sikap mereka dalam menjalankan bisnis dan manajemen.

    Yang kedua adalah melakukan assessment terhadap bisnis mereka. Sejauh mana entrepreneur memiliki kapabilitas bisnis yang terdiri dari kemampuan mengelola keuangan, pemasaran, operasi dan sumberdaya manusia. Selain itu, bagaimana kapabilitas mereka dalam memanfaatkan teknologi informasi dalam menjalankan bisnis karena berhubungan dengan teknologi tersebut menyatukan seluruh sumberdaya yang ada sehingga akan menjadi kunci untuk mencapai keunggulan bersaing yang berkelanjutan.

    Hal ini penting karena inilah yang menjadi dasar bagi setiap entrepreneur dalam menjalankan bisnis untuk sukses. Konteks ini akan diterjemahkan ke dalam balanced scorecard dalam setiap bisnis entrepreneur untuk bisa mencapai tujuan bisnis itu sendiri. Tidak dapat dipungkiri bahwa hal ini akan berhubungan dengan bagaimana entrepreneur harus bisa membuat bisnis menjadi kuat dan unggul melawan pesaing dari 9 negara ASEAN lainnya.

    Setelah itu, entrepreneur perlu menganalisa peluang dan ancaman  yang datang dari pemberlakukan MEA. Secara kasat mata, jelas peluang akan ada seiring dengan ancaman  yang datang dengan pemberlakukan MEA. Akan tetapi, sebagai seorang entrepreneur, kejelian melihat setiap peluang menjadi kunci sukses.

    Rasanya, inilah yang perlu dilakukan oleh setiap entrepreneur ketika akan memasuki MEA dan dihubungkan dengan pernyataan Presiden tentang MEA. Setelah melakukan self assessment, tentu percaya diri adalah kunci utama untuk sukses. Setiap entrepreneur memang harus percaya iri dalam menghadapi MEA. Salam Juara.

    Meriza Hendri

    Founder STRABIZ Management Consulting, GIMB Foundation

     

     

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Mencari Jejak dan Memenangkan Kehidupan Lawan Covid-19
    Tips Mengenali Risiko Terkena Infeksi Virus Corona
    Tegakkan Independensi dan Profesionalisme Pers
    Memaknai Arti Kemerdekaan di Era Disrupsi
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Klasemen Liga Dunia

      Tim M Point
      1. Liverpool 12 34
      2. Leicester City 12 26
      3. Chelsea 12 26
      4. Manchester City 12 25
      Tampilkan Detail

      Klasemen Liga Indonesia

      Tim M Point
      1 Persib Bandung 3 9
      2 Bali United 3 7
      3 PSIS Semarang 3 6